Pribumi.co.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen serius dalam memberantas korupsi dan mereformasi birokrasi Indonesia. Tekad ini bukan sekadar retorika politik, melainkan suatu langkah nyata yang terus digencarkan dalam pemerintahan.
Hal ini disampaikan oleh Jurubicara Pribadi Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, melalui akun X-nya pada Kamis, 30 Januari 2025.
Dahnil menegaskan bahwa Prabowo sangat menaruh perhatian besar terhadap masalah korupsi yang dianggapnya sudah sangat parah.
Setiap kesempatan rapat kabinet, kata Dahnil, Presiden Prabowo selalu memulai dengan mengungkapkan temuan-temuan terkait birokrasi yang rumit dan tidak efisien. Hal ini menjadi bukti bahwa Presiden Prabowo fokus pada pembenahan yang mendasar dalam struktur pemerintahan.
“Beliau mengingatkan bahwasanya korupsi kita ini parah loh dan kita harus segera memperbaiki. Itu pesan utama yang sering disampaikan oleh beliau,” kata Dahnil.
Dia menambahkan bahwa tantangan terbesar pemerintah saat ini adalah memastikan kebijakan dan perintah yang telah dirumuskan benar-benar dilaksanakan dengan baik di tingkat bawah.
Lebih jauh, Dahnil juga menyampaikan bahwa Prabowo sangat mengharapkan adanya peran aktif dari masyarakat dan media untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan.
Dahnil juga mengatakan, pengawasan eksternal dianggap penting untuk memastikan bahwa segala kebijakan dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel.
“PR kami di pemerintahan adalah bagaimana pengendalian terhadap perintah itu, apakah sudah termanifestasi di tingkat bawah atau belum,” jelas Dahnil.
“Penting bagi kita untuk mengingatkan jika ada yang tidak beres di suatu institusi. Pak Prabowo sangat membutuhkan masukan seperti itu,” tutupnya. (Adityo)








