Gardu DC 99 Pangkep Gelar Turnamen Domino, Perebutkan Hadiah Rp11 Juta dan Pererat Silaturahmi

  • Bagikan
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 37;

PRIBUMI.CO.ID, PANGKEP — Dentingan kartu domino, aroma kopi yang mengepul, dan riuh dukungan dari para peserta menyatu dalam suasana hangat di Warkop 99 Pangkep, Sabtu (31/10/2026).

Di tempat sederhana yang berada di Jalan Andi Burhanuddin Nomor 36, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene itu, puluhan pecinta olahraga domino datang bukan sekadar untuk mengejar kemenangan. Mereka hadir membawa satu semangat yang sama: bertanding dengan sportif dan merawat persaudaraan.

Sebanyak 96 pasangan peserta ambil bagian dalam Turnamen Domino Gardu DC 99, sebuah kompetisi yang digelar selama dua hari, mulai 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Pengurus Daerah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Pangkep, Sofyan Razak.

Dalam sambutannya, Sofyan mengapresiasi inisiatif Gardu DC 99 yang menghadirkan ruang kompetisi sekaligus mempertemukan masyarakat melalui olahraga domino.

Menurutnya, sebuah pertandingan tidak hanya berbicara tentang siapa yang keluar sebagai pemenang. Lebih dari itu, olahraga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, melatih sportivitas, dan memperkuat hubungan antarsesama.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Bukan hanya untuk mengasah kemampuan bermain, tetapi yang lebih penting adalah mempererat kebersamaan dan silaturahmi. Semoga PORDI Pangkep terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet domino yang berprestasi,” ujar Sofyan.

Sejak pertandingan dimulai, setiap meja menjadi ruang adu strategi. Para peserta tampak serius membaca permainan dan menyusun langkah, sementara suasana di sekelilingnya tetap cair dan penuh keakraban.

Sistem gugur membuat setiap pertandingan memiliki arti penting. Satu kemenangan membuka jalan menuju babak berikutnya, sementara kekalahan menjadi bagian dari perjalanan yang harus diterima dengan lapang dada.

Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp11 juta untuk para pemenang. Juara pertama akan membawa pulang Rp4 juta beserta piagam penghargaan, disusul juara kedua Rp3 juta dan juara ketiga Rp2 juta. Juara keempat mendapatkan Rp1 juta, sementara peserta yang menempati peringkat kelima hingga kedelapan masing-masing menerima Rp250 ribu.

Namun, bagi Gardu DC 99, nilai sebuah turnamen tidak berhenti pada nominal hadiah.
Mengusung tema “Junjung Sportivitas Raih Kemenangan, Silaturahmi Tanpa Batas”, kegiatan ini menjadi penegasan bahwa domino dapat menjadi medium perjumpaan sosial yang positif.

Di sela pertandingan, peserta juga menikmati kopi dan sarabba yang disediakan secara gratis. Kehangatan di luar meja permainan seolah menjadi penyeimbang dari ketegangan yang terjadi saat kartu mulai dibagikan.

Ketua Panitia Pelaksana, Ardan Aidin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap turnamen ini tidak hanya berakhir sebagai kegiatan dua hari, tetapi menjadi awal dari semakin kuatnya hubungan di antara para pecinta domino di Kabupaten Pangkep.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Semoga turnamen ini terus menjadi wadah silaturahmi yang positif dan memberikan manfaat bagi kita semua,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Gardu DC 99, Mamal, berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat terus tumbuh dan menjadi agenda bersama antargardu di Kabupaten Pangkep.

Menurutnya, semakin banyak ruang pertemuan yang dibangun melalui kegiatan positif, semakin kuat pula ikatan persaudaraan di antara para pecinta olahraga domino.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin antar gardu di Kabupaten Pangkep. Bukan semata-mata soal pertandingan, tetapi bagaimana silaturahmi dan persaudaraan sesama pecinta domino terus terjaga,” ujar Mamal.

Selama dua hari ke depan, Warkop 99 bukan hanya menjadi tempat berkumpul dan menikmati secangkir kopi. Di atas meja-meja permainan, strategi akan diuji, kemenangan akan diperebutkan, dan sportivitas akan menentukan makna sesungguhnya dari sebuah pertandingan.

Sebab pada akhirnya, tidak semua yang duduk di meja domino pulang membawa trofi. Namun, setiap orang diharapkan pulang membawa sesuatu yang lebih bernilai: persaudaraan yang semakin erat.

  • Bagikan