Musrenbang Desa Mattiro Uleng Prioritaskan Rehab Dermaga dan Pengelolaan Sampah

  • Bagikan
Suasana Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa di Pulau Kulambing, Kamis (30/7/2026). (Foto: Arman/Pribumi)

Pribumi.co.id, Pangkep – Pemerintah Desa Mattiro Uleng, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa di Pulau Kulambing, Kamis (30/7/2026).

Musyawarah tersebut membahas, menguji skala prioritas, sekaligus menyepakati Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 serta Daftar Usulan (DU) RKPDes Tahun 2028.

Kepala Desa Mattiro Uleng, Lukman, mengatakan penyusunan RKPDes dilakukan melalui musyawarah bersama dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat agar program pembangunan yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Menurut dia, sejumlah usulan pembangunan yang belum terealisasi pada tahun sebelumnya kembali menjadi prioritas karena terdampak efisiensi anggaran.

“Karena masih ada usulan pembangunan tahun lalu yang belum terakomodasi akibat efisiensi anggaran, maka rencana pembangunan tahun depan tetap memprioritaskan rehabilitasi dermaga sebagai salah satu sarana penunjang transportasi masyarakat,” kata Lukman.

“Selain itu, kami juga mengusulkan bantuan hibah alat tangkap nelayan yang ramah lingkungan serta pengembangan budidaya ikan keramba melalui BUMDes,” tambah dia.

Lukman juga menjelaskan, rehabilitasi dermaga dinilai mendesak mengingat infrastruktur tersebut menjadi akses utama transportasi masyarakat di wilayah kepulauan.

Selain itu, pengembangan sektor perikanan juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan melalui bantuan alat tangkap ramah lingkungan serta budidaya ikan keramba yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mattiro Uleng, Ahmadi, mengatakan seluruh usulan yang disampaikan masyarakat telah dihimpun dan dibahas bersama dalam forum Musrenbang untuk menentukan skala prioritas pembangunan.

“Melalui aspirasi masyarakat bahwa salah satu skala prioritas 2027 adalah pengelolaan sampah,” tandas Ahmadi.

Menurut dia, persoalan sampah menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebersihan lingkungan, kesehatan warga, serta keberlanjutan kawasan permukiman di wilayah kepulauan.

Musrenbang Desa Mattiro Uleng ini dihadiri Kepala Desa Lukman beserta perangkat desa, Ketua BPD Ahmadi bersama anggota BPD, Kepala Bidang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pangkep Idris, Camat Liukang Tupabbiring Utara Muhammad Yudhistira Natsir, Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Sri Wahyu Ningsih, Kapolsubsektor Liukang Tupabbiring Utara Ipda Tamrin, pendamping desa, pendamping lokal desa, serta tokoh masyarakat. (Arman/Pribumi)

  • Bagikan