Pribumi.co.id, Barru – Asrama Ikatan Mahasiswa Asal Pangkep (IMPAK) yang terletak di Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, dilaporkan dalam kondisi sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.
Sejumlah mahasiswa penghuni asrama mengeluhkan kerusakan parah pada fasilitas bangunan serta minimnya perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep.
Keluhan tersebut disampaikan oleh salah satu penghuni asrama, Rezky, dalam wawancaranya dengan awak media pada Senin (21/7/2025), Ia menuturkan bahwa kondisi asrama mulai memburuk sejak tahun 2022.
“Sejak tahun 2018 hingga sekarang, belum pernah sekalipun Bupati Pangkep datang untuk melihat langsung kondisi asrama ini,” ungkap Rezky.
Beberapa permasalahan yang dihadapi mahasiswa antara lain atap plafon yang bocor dan kini menjadi sarang binatang liar seperti ular, sumber air yang kotor, serta mesin pompa air yang kerap mengalami kerusakan setiap bulan. Dari tiga toilet yang tersedia, hanya dua yang berfungsi, dan area parkir pun tidak tertata dengan baik.
Mahasiswa IMPAK menyatakan bahwa pihak Pemda Pangkep pernah melakukan kunjungan untuk mendata kondisi bangunan.
Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut atau informasi lebih lanjut yang diterima oleh para penghuni asrama.
“Kami sudah berkali-kali mengajukan proposal bantuan dana melalui kepengurusan IMPAK, tapi belum pernah mendapat respons dari pemerintah daerah,” ujar salah satu mahasiswa lainnya.
Asrama IMPAK Barru dibangun sekitar tahun 2004 pada masa kepemimpinan Bupati Syafruddin Nur.
Pembangunan ini dimaksudkan untuk menyediakan tempat tinggal bagi mahasiswa asal Pangkep yang menempuh studi di sekitar wilayah Mangkoso, termasuk di Institut Agama Islam DDI Mangkoso.
Namun, kurangnya pemeliharaan selama bertahun-tahun membuat asrama tersebut kini berada dalam kondisi yang memerlukan perhatian segera.
Mahasiswa IMPAK berharap agar Pemerintah Kabupaten Pangkep, khususnya Bupati, dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi asrama tersebut.
Mereka mendesak agar segera dilakukan perbaikan fasilitas serta kunjungan langsung dari pihak terkait untuk memastikan lingkungan yang layak bagi proses belajar dan tinggal para mahasiswa.








