Pribumi.co.id, Pangkep – Aliansi Gerakan Mahasiswa Pangkep kembali melakukan aksi unjuk rasa untuk menyuarakan keadilan bagi Tenaga Harian Lepas (THL) yang diberhentikan tanpa kejelasan, berlangsung di halaman Kantor Bupati Pangkep, Jalan Sultan Hasanuddin, Jumat (9/5/2025).
Unjuk rasa yang dipimpin Andi Muh Adiyaksa itu berlangsung dengan tensi cukup tinggi. Massa aksi sempat terlibat ketegangan dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), bahkan nyaris terjadi bentrokan fisik. Namun, situasi berhasil diredam sebelum berujung pada kericuhan.
Dalam orasinya, Andi Muh Adiyaksa, mengingatkan pemerintah daerah bahwa mahasiswa akan terus mengawal kasus THL ini hingga mendapatkan keadilan.
“Kami tidak akan diam dan akan terus menyuarakan keadilan bagi THL hingga hak-hak mereka dipulihkan,” tegas Kader Himpunan Mahasiswa Islam ini.
Senada dengan itu, Indra Gunawan, meminta Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau untuk mempertimbangkan kembali terkait pemberhentian THL dan tidak hanya melihat dari aspek politik, tapi juga aspek kemanusiaan.
“Bupati harus mempertimbangkan kembali keputusan ini dan melihat dampaknya pada kehidupan THL dan keluarga mereka,” ujar Indra.
Aliansi Gerakan Mahasiswa Pangkep berharap Bupati Pangkep dapat segera merespons tuntutan mereka dan mengembalikan hak-hak THL yang diberhentikan.








