Pribumi.co.id, Pangkep – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengambang di tengah perairan antara Pulau Bontosua dan Gusung Manaba, Desa Mattiro Bone, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Rabu, 21 Mei 2025.
Penemuan mayat tersebut bermula saat sebuah kapal penumpang yang tengah berlayar dari Makassar menuju Pulau Bontosua melintas di kawasan tersebut. Salah satu anak buah kapal (ABK), Ikbal, melihat tubuh manusia mengapung di permukaan laut.
“Ketika kapal dalam perjalanan kembali dari Makassar ke Pulau Bontosua, ABK melihat ada mayat terapung di tengah laut antara Bontosua dan Gusung Manaba,” kata Kepala Desa Mattiro Bone, Rusdi.
Mendapati hal itu, Ikbal segera melaporkannya kepada aparat desa. Tak berselang lama, warga bersama aparat Kepolisian Sektor Liukang Tupabbiring bergerak cepat mengevakuasi jenazah dari lokasi penemuan.
Rusdi menjelaskan, kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan membengkak.
“Korban mengenakan celana pendek hitam dengan ikat pinggang berwarna hitam. Tidak memakai baju. Identitasnya belum diketahui,” ujar Rusdi.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih menyelidiki identitas korban dan penyebab kematiannya. Dugaan sementara, korban adalah korban tenggelam yang terseret arus hingga ke perairan Bontosua. (*)








