Pribumi. co. id Kota Bima — Harapan media untuk memperoleh penjelasan resmi terkait perkembangan kasus hilangnya Kifen di Gunung Sangiang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, berujung tanpa kepastian. Konferensi pers yang dijadwalkan Polres Bima Kota pada Senin siang, (29/12/ 2025), mendadak dibatalkan tanpa penjelasan awal.
Sejumlah wartawan telah menerima undangan resmi untuk menghadiri konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pukul 12.00 WITA di Mapolres Bima Kota. Namun hingga sore hari, agenda tersebut tak kunjung digelar. Para jurnalis masih bertahan di lokasi hingga sekitar pukul 17.00 WITA, menunggu keterangan resmi dari kepolisian.
Pantauan di lapangan menunjukkan spanduk konferensi pers yang sebelumnya terpasang justru digeser secara tiba-tiba. Tidak ada pengumuman resmi, baik tertulis maupun lisan, yang menjelaskan alasan pembatalan agenda tersebut kepada awak media.
Belakangan, Kasi Humas Polres Bima Kota, IPDA Baiq Fitria Ningsih, menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan konferensi pers tersebut. Ia mengatakan penyidik Satuan Reserse Kriminal masih melakukan pendalaman terhadap perkembangan terbaru kasus hilangnya Kifen.
“Penyidik masih mendalami perkembangan terbaru, sehingga konferensi pers belum bisa dilaksanakan. Kami mohon maaf kepada rekan-rekan media,” ujar IPDA Baiq Fitria Ningsih.
Namun hingga berita ini diturunkan, Polres Bima Kota belum memberikan kepastian kapan konferensi pers akan dijadwalkan ulang. Tidak ada pula keterangan rinci mengenai sejauh mana perkembangan penyelidikan kasus tersebut.
Kasus hilangnya Kifen di kawasan Gunung Sangiang Api terus menyita perhatian publik. Di tengah meningkatnya sorotan masyarakat, absennya penjelasan resmi dalam agenda yang telah dijadwalkan menambah tanda tanya, sekaligus memperpanjang penantian atas kejelasan penanganan perkara ini.








