Pangkep Pangkep. co. id — Malam belum sepenuhnya sunyi ketika dua polisi berhenti di sudut pemukiman Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang. Beberapa pemuda masih berkumpul. Bukan untuk membubarkan, melainkan menyapa. Di situlah patroli malam Polsek Ma’rang menemukan maknanya: hadir, mendengar, dan mencegah sebelum masalah muncul.Minggu malam, (1/2/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Bonto-Bonto, Aiptu Baharuddin, bersama personel SPKT Polsek Ma’rang Aiptu Muh. Yusri, S.H., menyusuri wilayah binaan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sasaran mereka sederhana namun krusial: pemukiman warga dan ruang-ruang sosial tempat anak muda biasa beraktivitas di malam hari.
Di hadapan para pemuda, Aiptu Baharuddin menyampaikan pesan dengan pendekatan humanis. Ia mengingatkan pentingnya menjauhi minuman keras, narkoba, serta aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Tak ada nada mengguruiyang ada ajakan agar generasi muda menjadi bagian dari solusi, bukan sumber persoalan.
Para pemuda juga didorong untuk aktif menjaga lingkungan sekitar dan tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. Patroli ini, kata Baharuddin, bukan semata rutinitas, melainkan langkah preventif agar gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Kapolsek Ma’rang, AKP Amran Adam, menegaskan bahwa patroli malam rutin akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan hingga dini hari. Menurutnya, keterlibatan pemuda menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.
“Pemuda punya peran strategis dalam menjaga ketertiban. Kami mengimbau agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti minuman keras, narkoba, balap liar, atau perbuatan lain yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujar AKP Amran Adam saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberi rasa aman sekaligus memperkuat kemitraan antara aparat dan warga. “Patroli bukan hanya soal pengawasan, tetapi membangun kepercayaan,” pungkasnya.








