Reses di Bungoro, Ririn Prakarsa Janji Perjuangan Kepentingan Rakyat di DPRD Pangkep

  • Bagikan
Anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi Gerindra Dapil II, Ririn Prakarsa, menggelar reses atau temu konstituen di Rumah Makan Dewakang, Jalan Poros Makassar-Pare, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro. (Foto: Afdhal/Pribumi)

Pribumi.co.id, Pangkep – Anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi Gerindra Dapil II, Ririn Prakarsa, menggelar reses atau temu konstituen di Rumah Makan Dewakang, Jalan Poros Makassar-Pare, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Selasa (11/3/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan warga yang menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di daerah mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Ririn menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat yang telah mempercayainya sebagai wakil rakyat di DPRD Pangkep.

Ia menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

“Reses ini adalah momentum penting bagi kami sebagai anggota DPRD untuk menyerap, memperjuangkan, serta menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah. Banyak warga merasa kebutuhan mereka kurang diperhatikan, sehingga reses menjadi sarana untuk menyuarakan keluhan dan harapan mereka,” ujar Ririn.

Lebih lanjut, Ririn menjelaskan bahwa hasil reses akan menjadi dasar penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD). Berbagai kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, dapat dimasukkan dalam program prioritas pemerintah daerah.

“Ini juga bentuk pertanggungjawaban kami kepada konstituen. Reses bukan sekadar pertemuan, tetapi strategi untuk memperkuat peran DPRD dalam pembangunan daerah,” tambah sosok yang dikenal ramah dan murah senyum ini.

Pada sesi dialog, beberapa warga menyampaikan keluhan dan harapan mereka. Alimuddin, salah satu warga, meminta perhatian terhadap kondisi saluran got yang kerap tersumbat saat musim hujan.

“Setiap hujan, got tersumbat karena tumpukan sampah. Kami berharap ada program pembersihan saluran got secara berkala,” katanya.

Sementara itu, Wina mengeluhkan kondisi jalan di Bungoro yang gelap akibat lampu penerangan yang sudah tidak berfungsi.

“Dulu ada lampu jalan, tapi sekarang sudah mati. Kalau malam, jalan di Bungoro sangat gelap. Mohon agar diperjuangkan kembali,” ujar Wina.

Sedangkan Nur Afni menyampaikan kebutuhan pembangunan jalan setapak di Dusun Cempaka agar anak-anak sekolah tidak harus melewati jalan becek sebelum mengenakan sepatu.

“Anak-anak harus melepas sepatu sebelum sampai di jalan raya karena jalan setapak masih berupa tanah dan becek saat hujan. Kami berharap ada perbaikan,” pintanya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ririn berjanji akan membawa seluruh masukan warga ke dalam rapat paripurna DPRD untuk diperjuangkan.

“Semua masukan bapak dan ibu sudah saya catat. Saya akan mengusulkan ini dalam pembahasan di DPRD agar bisa segera ditindaklanjuti,” tutup Ririn.

  • Bagikan