Pribumi.co.id, Pangkep — Di bawah terik matahari Rabu siang (15/10/2025), halaman rumah warga di Kampung Leppangeng, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, mendadak ramai oleh tawa, dialog, dan semangat warga. Mereka berkumpul bukan untuk sekadar mendengar janji, melainkan untuk menyampaikan langsung harapan mereka kepada wakil rakyat yang dikenal dekat dengan masyarakat Muhammad Aidil, anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Dapil III (Ma’rang–Segeri–Mandalle).
Dalam agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2025, Aidil hadir bukan sebagai pejabat yang berjarak, melainkan sebagai sahabat rakyat. Dengan gaya komunikatifnya, ia mendengarkan satu per satu aspirasi masyarakat — mulai dari kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan, irigasi pertanian, hingga program peningkatan kesejahteraan nelayan dan petani.
“Bagi saya, setiap suara masyarakat adalah kompas pembangunan. Dari sinilah arah kebijakan kita harus berangkat — dari kebutuhan nyata warga,”
tegas Muhammad Aidil di hadapan hadirin yang memadati lokasi kegiatan.
Warga Talaka tampak antusias menyampaikan berbagai usulan dan keluhan. Beberapa bahkan tak segan memuji kepedulian Aidil yang dinilai konsisten turun langsung ke lapangan, bukan hanya saat kampanye, tetapi juga dalam memperjuangkan program aspiratif di DPRD.
Kegiatan reses itu turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Aipda Wahyuddin dan Babinsa Koramil 1421/05 Ma’rang Sertu Joko Benydiktus, yang juga menyampaikan imbauan penting terkait kamtibmas dan keselamatan warga.
Aipda Wahyuddin mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran rumah akibat kelalaian kecil seperti lupa mematikan kompor, serta terus menjaga keamanan lingkungan bersama aparat.
Kehadiran aparat TNI-Polri di kegiatan itu menambah suasana kebersamaan dan menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.
Reses ditutup dengan suasana penuh keakraban. Sejumlah warga berharap agar aspirasi mereka segera mendapat tindak lanjut.
Bagi Aidil, setiap pertemuan seperti ini adalah bahan bakar semangat untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya tidak ingin menjadi wakil rakyat yang hanya bicara di gedung dewan. Saya ingin tetap turun, mendengar, dan memastikan setiap langkah pembangunan dirasakan langsung oleh rakyat,” tutup Muhammad Aidil penuh keyakinan.
Dengan ketulusan dan pendekatan humanisnya, Muhammad Aidil kembali menegaskan posisinya sebagai wakil rakyat yang benar-benar hadir untuk rakyat.








