Prabowo di Hadapan Petinggi TNI-Polri: Rakyat yang Menggaji Saudara!

  • Bagikan
Prabowo membawakan pidato pembukaan forum rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri 2025. (Foto: Ist).

Pribumi.co.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa implementasi peran strategis yang diemban TNI dan Polri menjadi tolak ukur keberhasilan suatu negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam pidato pembukaan forum rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri 2025 yang digelar di Tribrata, Jalan Dharmawangsa III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis pagi.

Menurut Presiden, TNI dan Polri adalah simbol eksistensi negara dalam menegakkan konstitusi dan keputusan pemerintah. Keduanya memegang kekuasaan khusus, yaitu monopoli senjata yang diamanahkan oleh rakyat.

“Kekuasaan ini sangat besar, rakyat yang mempercayakan kepercayaan ini kepada saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo.

Dia juga menekankan tanggung jawab besar yang harus dijalankan oleh institusi negara tersebut. Lebih lanjut, Presiden menyoroti bahwa peran strategis TNI-Polri menjadi parameter dalam menilai apakah suatu negara berhasil atau gagal.

“Biasanya ciri khas negara yang gagal adalah tentara dan polisi yang gagal,” ungkapnya.

Prabowo juga mengingatkan seluruh jajaran TNI dan Polri untuk selalu mengabdikan jiwa dan raga demi rakyat, mengingat semua yang mereka miliki saat ini adalah hasil dari pemberian rakyat.

“Rakyat yang menggaji saudara, rakyat yang melengkapi saudara dari ujung kaki sampai ke ujung kepala, rakyat yang memberi makan kepada tentara dan polisi,” tandasnya. (Adityo)

  • Bagikan