Dramatis! Tersangka Produksi Uang Palsu Kolaps di Depan Penyidik Polres Gowa

  • Bagikan
Ilustrasi uang palsu. (Dok: Ist)

Pribumi.co.id, Gowa – Seorang pengusaha berinisial ASS, tersangka dalam kasus pembuatan dan peredaran uang palsu, dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan pada Sabtu (28/12) kemarin.

ASS tiba-tiba mengalami penurunan kondisi kesehatan sesaat sebelum menjalani penahanan oleh penyidik.

Kasus yang menyeret nama ASS ini menggegerkan publik karena uang palsu tersebut diproduksi di perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak. mengungkapkan bahwa tersangka telah memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Gowa selama dua hari berturut-turut sebelum akhirnya kondisi fisiknya dikabarkan menurun signifikan setelah menjalani pemeriksaan intensif selama 24 jam.

“Kesehatan tersangka mendadak menurun saat hendak ditahan, sehingga kami membawa yang bersangkutan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan,” ungkapnya.

“Ini bagian dari hak tersangka, namun tetap diawasi ketat oleh empat personel yang berjaga selama 24 jam,” tambah AKBP Reonald Simanjuntak

Menurut Reonald, langkah ini dilakukan untuk memastikan tersangka tetap dalam kondisi yang layak untuk menjalani proses hukum. Meski dibantarkan ke rumah sakit, pengawasan ketat terhadap ASS tetap menjadi prioritas.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak pidana peredaran uang palsu di Sulawesi Selatan. Penyidik Polres Gowa masih mendalami peran ASS dalam jaringan ini serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

ASS yang dikenal sebagai figur pengusaha berpengaruh di daerah ini kini menghadapi ancaman hukum serius. Namun, perhatian publik juga tertuju pada penanganan kesehatannya yang mendadak menjadi sorotan, mengingat waktu krusial saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka. (**)

  • Bagikan