Pribumi.co.id, PANGKEP – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pangkep masih memburu pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita yang ditemukan tewas dalam koper di Jalan Pelelangan, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian membantah informasi yang beredar mengenai penangkapan terduga pelaku.
Inspektur Dua Abd Kadir Husen, Kepala Bagian Operasi (KBO) Satreskrim Polres Pangkep, dengan tegas menyatakan bahwa belum ada pelaku yang diamankan.
“Informasi yang beredar mengenai penangkapan terduga pelaku tidak benar. Saat ini, kami masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada penangkapan yang dilakukan,” ungkap dia ke wartawan di Mapolres Pangkep, Jumat (16/8/2024).
Menurut Abd Kadir, penyelidikan kasus ini tidak terbatas pada wilayah Kabupaten Pangkep saja, melainkan juga meluas hingga Kota Makassar.
“Kami masih aktif di lapangan mencari tahu siapa pelaku dari pembunuhan ini. Penyelidikan dilakukan di Pangkep, Maros, dan Makassar,” tambahnya.
Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 15 orang saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang diamankan meliputi koper merah yang digunakan untuk menyimpan mayat dan alas tidur milik korban.
Namun, Abd Kadir mengungkapkan bahwa pihaknya masih belum dapat memastikan barang-barang pribadi korban yang hilang, seperti handphone dan motor, berdasarkan keterangan anak korban, Sri Mariani Dg Caya (30).
“Informasi mengenai barang yang hilang seperti handphone dan motor milik korban masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan detail-detail tersebut,” pungkasnya.
Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi yang tidak terverifikasi dan terus mengikuti perkembangan kasus ini melalui sumber yang resmi. Polres Pangkep berkomitmen untuk mengungkap kasus ini dan membawa pelaku ke muka hukum.
Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di dalam sebuah koper merah pada Minggu (11/8/2024).
Korban yang ditemukan, Ramlah (47), adalah seorang pedagang keliling, berasal dari Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.
Penemuan ini bermula ketika anaknya, Mariyani (30), datang ke rumah kost Ramlah di Jalan Pelelangan, Kelurahan Jagong, untuk mencarinya.
Mariyani merasa ada yang tidak beres ketika melihat koper merah mencurigakan di dalam kamar kost ibunya.
“Ketika Mariyani datang, dia menemukan koper itu dan mencium bau yang sangat menyengat,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Prawira Wardany kepada wartawan.
“Dia segera menghubungi pemilik kost, Aisyah (49), dan mereka memutuskan untuk memeriksa koper tersebut,” tambah dia.
Setelah memeriksa isi koper, Mariyani dan Aisyah segera melapor ke Polsek Pangkajene. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi menemukan mayat Ramlah dalam kondisi tertelungkup di dalam koper.
Tim identifikasi forensik dan petugas kesehatan langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah ke RSUD Batara Siang Pangkep untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, tempat kejadian perkara (TKP) dipasangi garis polisi untuk keperluan penyelidikan.
“Sekarang kami sedang menyelidiki kasus ini. Kami telah mengamankan koper, ember, dan beberapa barang lainnya dari kamar kost,” kata Wardany.
“Untuk saat ini, kami belum bisa memastikan penyebab kematian atau motif di balik kejadian ini. Kami masih dalam proses pendalaman,” pungkas dia. (**)








