Pribumi. co. id Pangkep — Menyusul kecelakaan kapal tenggelam yang menewaskan Camat Liukang Tupabbiring bersama dua tenaga kesehatan, Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menyampaikan duka mendalam sekaligus imbauan tegas terkait keselamatan pelayaran di wilayah kepulauan.
Ketua Komisi II DPRD Pangkep, Lutfi Hanafi dari Fraksi Partai Gerindra, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan bagi seluruh pemilik kapal. Ia mengimbau agar kapal tidak berlayar saat cuaca buruk, menyediakan pelampung sesuai jumlah penumpang, serta membatasi muatan penumpang sesuai kapasitas kapal.
“Kejadian ini menjadi pengingat serius bagi kita semua. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran,” ujar Lutfi Hanafi pada sabtu (27/12) 2025).
Selain kepada pemilik kapal, Komisi II DPRD Pangkep juga menyoroti peran strategis Dinas Perhubungan. Dinas terkait diminta memastikan setiap kapal yang hendak berlayar telah dilengkapi pelampung, menganggarkan alat keselamatan penumpang secara memadai, serta terus melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada pemilik kapal dan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam pelayaran.
Tak kalah penting, Lutfi Hanafi juga menekankan perlunya keteladanan dari para pejabat daerah yang bertugas di wilayah kepulauan. Ia menyarankan agar para pejabat dan aparatur pemerintah memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan selalu menggunakan alat keselamatan, khususnya pelampung, saat melakukan perjalanan laut.
“Peristiwa yang menimpa Camat Liukang Tupabbiring dan para petugas kesehatan ini harus menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali di masa mendatang,” tambahnya.
Tragedi tersebut menjadi pengingat bahwa transportasi laut, yang menjadi urat nadi masyarakat kepulauan, membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak demi menjamin keselamatan bersama.








