Pribumi.co.id Pangkep — Kapolres Pangkep AKBP Muh. Husni Ramli,S.I.K.,M.H.,M.Tr.Opsla., menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial Sinergitas Pemerintah, TNI–Polri Kabupaten Pangkep Tahun 2025. Kegiatan ini digelar Kamis, (11/2/ 2025), pukul 09.30 Wita di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep.
Sosialisasi ini mengusung tema “Penguatan Sinergitas Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Mewujudkan Kabupaten Pangkep yang Aman, Ramah, dan Kondusif.” Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Pangkep, Dr. H. Muh. Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si.
Mayor Inf. Takdir yang hadir mewakili Dandim 1421/Pangkep menegaskan bahwa potensi konflik sosial kerap muncul akibat faktor ekonomi, terutama ketika masyarakat pendatang mencari sumber penghasilan di luar daerah asal sehingga memunculkan gesekan antarwarga.
Ia juga menegaskan bahwa peran TNI dalam mencegah konflik telah diatur dalam UU No. 34 Tahun 2004, di mana TNI turut berkewajiban menjaga stabilitas nasional, termasuk dalam mencegah konflik sosial.
Dalam penyampaiannya, Kapolres Pangkep menjelaskan beberapa sumber konflik sosial yang kerap muncul di masyarakat, yaitu:
Faktor politik, ekonomi, sosial, dan budaya
Konflik antarumat beragama
Perselisihan batas wilayah
Konflik masyarakat dengan pelaku usaha
Ketimpangan distribusi sumber daya alam
Ia menegaskan bahwa penanganan konflik bertujuan untuk:
a. Menciptakan kehidupan yang aman
b. Memelihara kondisi damai
c. Meningkatkan toleransi
d. Menjaga keberlangsungan pemerintahan
e. Melindungi jiwa dan harta benda
f. Memulihkan kondisi pascakonflik
“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam mencegah konflik. Early warning dan early detection harus dibangun bersama pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, dan masyarakat,” tegas AKBP Husni Ramli.
Narasumber dari Kejaksaan, Harsady Hermawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa intelijen keamanan memiliki peran penting dalam pencegahan konflik melalui:
Deteksi dini potensi gangguan keamanan
Pendekatan sosial dan pendekatan hukum
Langkah ini memungkinkan potensi ancaman teridentifikasi lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh:
Bupati Pangkep Dr. H. Muh. Yusran Lalogau
Kapolres Pangkep AKBP Muh. Husni Ramli
Mayor Inf. Takdir
Perwakilan Kejari Pangkep
Kepala Badan Kesbangpol Irdas
Para Danramil, Camat, Lurah, dan Kepala Desa
Tokoh masyarakat
Perwakilan RW, RK, dan Kadus se-Kabupaten Pangkep
Sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor—pemerintah, TNI–Polri, Kejaksaan, dan masyarakat—untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah serta menangani potensi konflik sosial di Kabupaten Pangkep.
Acara berlangsung lancar, tertib, dan dialogis, yang mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan kehidupan masyarakat Pangkep.








