Pribumi. co. id Pangkep — Momentum hari ulang tahun PT. Semen Tonasa yang ke 57 menjadi sorotan berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep, yang menilai momen tersebut seharusnya menjadi ajang refleksi dan pembenahan bagi perusahaan semen terbesar di kawasan timur Indonesia itu.
Ketua Umum HMI Cabang Pangkep, Fadli Muhammad, menyampaikan bahwa pihaknya mencatat lima poin penting sebagai bentuk kritik konstruktif terhadap PT. Semen Tonasa. Menurutnya, kritik ini bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk mendorong Tonasa agar semakin profesional dan berdaya guna bagi masyarakat sekitar.
“Kami hanya ingin Tonasa semakin terbuka, transparan, dan benar-benar hadir untuk kesejahteraan masyarakat Pangkep, bukan hanya kuat di sisi produksi,” ujar Fadli, Sabtu (18/10/2025).
Lima catatan yang disampaikan HMI Pangkep antara lain:
1.Transparansi lingkungan PT. Semen Tonasa diminta lebih terbuka terkait dampak aktivitas industri terhadap lingkungan.
2.Kesejahteraan masyarakat sekitar Warga di sekitar kawasan industri harus merasakan manfaat langsung dari keberadaan perusahaan.
3.Program CSR berkelanjutan HMI menilai program tanggung jawab sosial (CSR) harus menyentuh kebutuhan nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.
4.Pembenahan tata kelola Diharapkan adanya evaluasi internal yang lebih transparan dan akuntabel.
5.Momentum berbenah diri Ulang tahun perusahaan seharusnya dimaknai sebagai momen refleksi untuk memperbaiki kekurangan dan memperkuat sinergi dengan masyarakat.
Fadli menegaskan, HMI tidak menutup mata atas kontribusi besar Tonasa bagi pembangunan daerah, namun di sisi lain, perusahaan juga harus terus memperhatikan keseimbangan sosial dan lingkungan.
“Kritik ini adalah bentuk kepedulian. Kami berharap Tonasa bisa menjadikan masukan ini sebagai energi positif untuk tumbuh lebih baik dan semakin berpihak pada masyarakat,” tambahnya.
Dengan semangat peringatan hari jadi, HMI Cabang Pangkep mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong PT. Semen Tonasa menjadi perusahaan yang tidak hanya kuat di sektor industri, tetapi juga tangguh dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.








