Hari Nelayan Nasional, KNTI Pangkep Serukan Perlindungan Wilayah Tangkap

  • Bagikan
Ilustrasi nelayan. (Dok: Ist)

Pribumi.co.id, Pangkep – Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memiliki hubungan yang begitu erat dengan laut.

Bagi masyarakat Pangkep, laut bukan sekadar bentangan air asin, tetapi sumber kehidupan yang menyatu dalam denyut keseharian mereka.

Kontribusi para nelayan Pangkep dalam menjaga ketahanan pangan nasional tidak bisa dianggap remeh.

Setiap hari, mereka mengarungi ombak dan tantangan alam demi memastikan hasil laut tetap tersedia di pasar-pasar. Namun, di balik peran vital itu, tak sedikit nelayan yang masih bergulat dengan kemiskinan dan keterbatasan.

Momentum Hari Nelayan Nasional ke-64 yang diperingati setiap 6 April menjadi ruang refleksi sekaligus apresiasi atas dedikasi mereka.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Pangkep, Jamaluddin, menyampaikan harapannya agar peringatan ini bukan hanya seremoni tahunan semata.

“Hari Nelayan adalah bentuk penghormatan terhadap kerja keras mereka yang menjaga sumber daya laut kita. Tapi lebih dari itu, ini saatnya pemerintah hadir lebih konkret untuk menjawab persoalan yang dihadapi nelayan kita,” ujar Jamaluddin, Senin (7/4/2025).

Menurutnya, meski laut begitu kaya, masih banyak nelayan di pesisir dan kepulauan Pangkep yang hidup dalam keterbatasan.

Persoalan kesejahteraan masih menjadi pekerjaan rumah besar, termasuk akses terhadap teknologi, modal usaha, hingga pasar yang layak.

“Nelayan kita butuh perhatian lebih, jangan biarkan mereka berjuang sendirian. Pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi yang nyata,” tegasnya.

Ia juga menyoroti lemahnya perlindungan wilayah tangkap di wilayah kepulauan.

Konflik antara nelayan tradisional dan pelaku illegal fishing masih kerap terjadi, menunjukkan perlunya penguatan pengawasan serta perlindungan ruang laut bagi nelayan lokal.

Jamaluddin menambahkan, selain dukungan fasilitas dan perlindungan hukum, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) nelayan juga penting agar mereka mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Selamat Hari Nelayan Nasional ke-64. Semoga ke depan, nelayan kita tidak hanya jadi penjaga laut, tapi juga tuan rumah yang sejahtera di negeri sendiri,” pungkasnya.

  • Bagikan