Pilu Dua Bocah yang Disiksa dan Disekap di Wisma Kota Makassar

  • Bagikan
Ilustrasi kekerasan anak di bawah umur. (Dok: Ist)

Pribumi.co.id, MAKASSAR – Jeritan dua bocah kakak beradik itu akhirnya terungkap setelah warga mencium kejanggalan di sebuah wisma di Jalan Flores, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.

Polisi yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat. Hasilnya, mereka menemukan dua bocah dalam kondisi mengenaskan—disekap di kamar mandi dengan tubuh terikat rantai besi, luka menganga di sekujur tubuh, dan wajah mereka menggambarkan penderitaan panjang.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, mengungkapkan bahwa tindakan biadab ini diduga dipicu kekesalan orang tua terhadap anak-anaknya yang dianggap bandel.

“Orang tua mengaku kesal karena anak-anak ini dinilai nakal, mengganggu tetangga, serta melakukan hal-hal yang membuat mereka marah,” ujar AKBP Restu, Jumat, 7 Februari 2025.

Dugaan kekerasan ini bermula saat warga sekitar curiga dengan suara tangisan yang terdengar dari dalam wisma. Setelah mendapat laporan, tim Opsnal Polres Pelabuhan Makassar bersama Polsek Wajo segera mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan.

Yang mereka temukan di dalam kamar mandi sungguh mengerikan. Dua bocah yang masih berusia 10 dan 9 tahun itu dalam kondisi lemah akibat kelaparan dan kekerasan fisik yang mereka alami berhari-hari.

S, bocah laki-laki berusia 10 tahun, mengalami luka bakar sekitar 5-10 persen di bagian perut hingga mendekati kemaluan. Adiknya, I, jauh lebih parah. Luka bakarnya mencapai 58 persen dari tubuhnya. Mereka diduga disiksa sejak 31 Januari 2025.

Saat ini, kedua korban dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Sementara itu, Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar bergerak cepat menangkap ayah kandung dan ibu tiri korban. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya tidak main-main: maksimal 15 tahun penjara.

  • Bagikan