Pribumi.co.id, Polewali Mandar – Sebanyak 10 anggota Polres Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Sulbar terkait tewasnya RN, seorang tahanan kasus pencurian.
RN dilaporkan meninggal dengan tubuh penuh luka. Selain itu, keterangan juga dimintai dari Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Polman.
“Kami sudah mengambil keterangan dari lebih dari 10 anggota Polres Polman, termasuk Kasat Reskrim. Kapolres juga akan dimintai keterangan, meski saat kejadian, beliau sedang berada di Balikpapan,” ungkap Kabid Propam Polda Sulbar, Kombes Budi Yudantara, pada Jumat (13/9/2024).
Budi menyatakan penyelidikan masih berlangsung, namun belum dapat memastikan kapan akan selesai.
“Kami belum bisa memperkirakan kapan penyelidikan ini tuntas. Bisa dalam dua hari, tiga hari, atau bahkan seminggu,” tambahnya.
Pihaknya juga berjanji akan melakukan penyelidikan secara transparan dan menindak anggota yang terbukti bersalah.
“Jika ada pelanggaran, pasti akan diproses dengan kode etik,” tegasnya.
Kasus ini mencuat setelah RN, ditahan atas dugaan pencurian biji kakao di Kecamatan Tapango, Polman, dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (11/9).
Sang ibu, Nasriah, menyebutkan anaknya ditahan sejak Minggu (8/9) dan saat diterima pihak keluarga, tubuh RN dipenuhi luka lebam dan kulit melepuh.
“Badannya penuh luka,” ungkap Nasriah, yang juga menuntut agar kasus ini diusut tuntas. (*)








