Tahanan Polres Polewali Mandar Tewas dengan Luka, Diduga Dianiaya Oknum Polisi

  • Bagikan
Ilustrasi Sel Tahanan. (Dok: Ist)

Pribumi.co.id, Sulawesi Barat – Seorang tahanan Polres Polewali Mandar (Polman), Randi, ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di dalam sel tahanan.

Randi sebelumnya ditangkap atas tuduhan pencurian buah kakao. Tragedi ini memicu perhatian publik setelah ibu korban, Nasriah, mengungkapkan dugaan penganiayaan yang dialami anaknya oleh oknum polisi.

Nasriah mengaku menyaksikan langsung anaknya mendapatkan perlakuan buruk.

“Saya melihat anak saya diseret dan dipukuli dari dalam sel hingga ke luar,” ujar Nasriah pada Kamis (12/9).

Nasriah sendiri berada dalam sel tahanan yang berbeda di Polres Polman karena menjadi jaminan dalam kasus suaminya.

Menurutnya, Randi sempat meminta belas kasihan dan air minum kepada petugas, namun permintaan tersebut diabaikan.

“Anak saya sempat meminta minum, namun tetap diseret keluar,” tambahnya dengan sedih.

Kapolres Polewali Mandar, AKBP Anjar Purwoko, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait kematian Randi.

“Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Propam Polda Sulbar untuk memastikan penyebab kematiannya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, jika dalam penyelidikan ditemukan pelanggaran oleh anggota polisi, sanksi tegas akan dijatuhkan.

Anjar mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami meminta masyarakat untuk memberikan waktu kepada Propam menyelesaikan penyelidikan dan tetap mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian,” tutupnya.

Kasus kematian Randi kini tengah menjadi sorotan, dan masyarakat berharap kebenaran segera terungkap. (**)

  • Bagikan