Pribumi. co. id Pangkep – Suasana khusyuk menjelang shalat Subuh di Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, mendadak berubah menjadi kepanikan. Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok pria lanjut usia yang tergeletak tak bernyawa di teras salah satu masjid di Jalan Poros Pangkep–Makassar, Selasa pagi, (6/1/ 2026).
Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh seorang jamaah yang hendak menunaikan shalat Subuh. Saat tiba di masjid, ia melihat seorang pria sekitar 65 tahun terbaring kaku di bibir teras masjid. Temuan itu segera mengundang perhatian warga sekitar.
Petugas Bergerak Cepat Amankan Lokasi
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Tak lama berselang, personel Polsek Ma’rang yang dipimpin AIPTU Muh. Yusri bersama Bhabinsa Kelurahan Talaka, Sertu Beny Joko, tiba di lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas langsung memasang garis pengaman dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi dan Olah TKP (Inafis) Polres Pangkep. Tim Inafis tiba di lokasi sekitar pukul 06.01 WITA untuk melakukan pemeriksaan awal dan identifikasi terhadap jenazah korban.
Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Terakhir Korban
Hasil penelusuran melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) masjid mengungkap fakta mengejutkan. Korban diketahui tiba di masjid pada pukul 00.43 WITA dini hari. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat diantar oleh beberapa orang menggunakan angkutan kota (pete-pete) berwarna biru langit dengan pelek merah.
Rombongan pengantar terdiri dari empat pria dan satu perempuan. Setelah menurunkan korban di teras masjid, mereka langsung meninggalkan lokasi.
Korban kemudian terlihat tertidur di area masjid selama beberapa jam. Sekitar pukul 01.19 WITA, korban terbangun dan tampak dalam kondisi lemah. Satu menit berselang, korban terlihat duduk dalam posisi oleng sebelum akhirnya terjatuh di bibir teras masjid. Momen itu diduga menjadi detik-detik terakhir korban sebelum meninggal dunia.
Berdasarkan pemeriksaan awal di TKP, korban diperkirakan berusia sekitar 65 tahun, berbadan gemuk, dengan tinggi badan kurang lebih 160 sentimeter dan berambut hitam lebat.
Salah satu ciri yang cukup menonjol adalah tato di lengan kanan korban bertuliskan “SENYUMMU ADALAH TANGISKU.”
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Pihak Polres Pangkep masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau masyarakat yang merasa mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Penemuan ini meninggalkan tanda tanya besar tentang perjalanan terakhir korban sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir di teras rumah ibadah.








