Pribumi.co.id, Pangkep – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Fadli Muhammad, menginstruksikan seluruh jajaran komisariat HMI se-Cabang Pangkep untuk turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa, Senin (21/4/2025) besok.
Aksi ini sebagai bentuk protes atas pemberhentian tenaga harian lepas (THL) secara sepihak oleh pemerintah daerah. Titik aksi direncanakan berlangsung di depan Kantor Bupati Pangkep dan Gedung DPRD Kabupaten Pangkep.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 012/A/Sek/04/1446 H, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Pangkep.
“HMI mengendus ada upaya penggiringan opini dan pengalihan isu atas kebijakan pemberhentian THL yang tidak berpihak kepada rakyat. Karena itu, saya instruksikan kepada seluruh komisariat HMI se-Cabang Pangkep untuk turun aksi,” kata Fadli saat dikonfirmasi Pribumi, Minggu (20/4/2025).
Fadli menegaskan bahwa HMI akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan keadilan bagi para THL yang terdampak.
“Kami pastikan, HMI tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mendampingi dan menyuarakan hak-hak THL sampai mereka mendapatkan solusi yang adil,” tandasnya.
Diketahui, dukungan terhadap perjuangan para THL yang diberhentikan secara sepihak kian meluas. Selain HMI, sejumlah organisasi turut menyuarakan protes atas kebijakan tersebut, di antaranya Aliansi Mahasiswa Pangkep, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, serta Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Pangkep terkait desakan berbagai elemen masyarakat ini.








