Ratusan Guru Hadiri Temu Pendidik Nusantara XII di Pangkep

  • Bagikan
Suasana Temu Pendidik Nusantara XII di Pangkep. (Foto: Ist)

Pribumi.co.id, Pangkep – Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga Madrasah, baik negeri maupun swasta, memadati Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep dalam rangkaian kegiatan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII Kabupaten Pangkep yang dilaksanakan pada Sabtu (12 /7/ 2025 ).

Acara yang mengusung semangat “Berkolaborasi, Bergerak Bersama, Belajar dan Saling Menginspirasi” ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Asisten I Kabupaten Pangkep Drs Asrul Asikin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep Drs M Natsir, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pangkep Hj Andi Sarifah, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Pangkep.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Asisten I Drs. Asrul Asikin yang mewakili Bupati Pangkep menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para pendidik yang hadir.

“Saya sangat mengapresiasi para guru yang terus bergerak, belajar bersama, dan membangun iklim pendidikan yang sehat. Ini adalah modal penting dalam mewujudkan generasi emas di masa depan,” ujar Asrul.

Koordinator TPN XII Kabupaten Pangkep, Nuraulia Sawawi, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pengembangan profesi guru yang berbasis komunitas.

“TPN adalah ruang berbagi praktik baik. Di sinilah guru dari berbagai latar belakang bisa berbaur, menginspirasi satu sama lain, dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif,” ungkap Nuraulia.

Salah satu hal yang membuat TPN XII Kabupaten Pangkep begitu menarik adalah Pameran Karya Guru dan Siswa, yang menampilkan kreativitas dari beberapa sekolah, seperti SDIT Al Hikmah Pangkep, SMPIT Al Hikmah Pangkajene, SDN 12 Biraeng, SDN 12 Attangsalo, serta MAS DDI Gallaraya.

Selain itu, peserta juga disuguhkan dengan kelas pembicara, talk show, dan cerdas cermat guru, yang menjadi sarana berbagi ilmu dan meningkatkan kompetensi.

Talk Show Bertema “Iklim Pendidikan & Pendidikan Iklim” Sesi talk show menjadi sorotan utama dalam acara ini. Mengusung tema “Iklim Pendidikan & Pendidikan Iklim”, para narasumber yang hadir memberikan pandangan dari berbagai perspektif, antara lain:

Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, yang menyoroti pentingnya literasi keuangan sejak dini dalam ekosistem sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Drs M Natsir, yang menekankan sinergi antara guru, orang tua, dan pemerintah.

Perwakilan Guru Belajar Foundation, yang berbagi strategi pengembangan profesional guru berbasis komunitas.

Andi Iwan Denassa, pemerhati pendidikan lingkungan dan pendiri Tanah Eniss Community, yang mendorong kesadaran lingkungan dalam praktik pendidikan.

“Pendidikan iklim harus menjadi bagian dari kurikulum sekolah. Kita tak hanya mendidik anak-anak untuk pintar, tapi juga peduli terhadap lingkungan tempat mereka tumbuh,” ujar Denassa.

Kegiatan ini selaras dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menyatakan bahwa pengembangan profesional guru dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, semangat kolaborasi lintas lembaga dan penguatan komunitas belajar guru juga sejalan dengan arah kebijakan Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

  • Bagikan