Reses di Mappasaile, Abdul Rauf Serap Aspirasi Warga soal Sungai dan Nasib Nelayan

  • Bagikan
Anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Abdul Rauf, menggelar reses di Kampung Solo Padadae, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene. (Foto: Afdhal/Pribumi)

Pribumi.co.id, Pangkep – Anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Abdul Rauf, menggelar reses di Kampung Solo Padadae, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Jumat (14/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mendengar langsung permasalahan yang dihadapi warga.

Dalam kesempatan itu, Abdul Rauf menegaskan bahwa reses merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat dan menampung berbagai masukan terkait kebutuhan warga.

Ia berharap masyarakat aktif berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasinya agar dapat diperjuangkan di tingkat legislatif.

“Reses merupakan kegiatan rutin DPRD untuk mendengarkan aspirasi konstituen. Kerja sama masyarakat dengan DPRD sangat dibutuhkan dalam memberikan masukan terkait kebutuhan mereka, yang nantinya akan saya bawa dalam rapat paripurna,” ujar Abdul Rauf.

Pada sesi penyampaian aspirasi, warga Kampung Solo Padadae mengusulkan sejumlah program prioritas. H. Sahabuddin mengusulkan pembangunan talud pemecah ombak sepanjang 1.200 meter, pengerukan sungai yang mulai dangkal, serta perbaikan jalan setapak sepanjang 1.200 meter.

“Saya berharap pemecah ombak sepanjang 1.200 meter, pengerukan sungai yang dangkal, dan perbaikan jalan setapak dapat diperjuangkan,” kata Sahabuddin.

Sementara itu, seorang warga lainnya, Irma meminta bantuan mesin ketinting untuk kapal nelayan serta kartu nelayan guna mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Saya berharap ada bantuan mesin ketinting dan kartu nelayan untuk kami,” katanya.

Selain itu, Muspita menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat memberikan bantuan modal bagi pelaku UMKM serta penyediaan bak air bagi warga yang mengalami kesulitan akses air bersih.

“Saya berharap ada solusi untuk bantuan modal UMKM dan bak air bagi warga,” ujar Muspita.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abdul Rauf menyatakan bahwa beberapa usulan, seperti pengerukan sungai dan pembangunan talud pemecah ombak, telah masuk dalam pembahasan di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan dialokasikan dalam APBD provinsi.

Adapun usulan lain akan dibawa ke rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangkep untuk dicari solusi terbaiknya.

“Pengerukan sungai dan talud pemecah ombak 1.200 meter sudah masuk dalam pembahasan DPRD Provinsi Sulsel dan akan dianggarkan dalam APBD provinsi. Sementara usulan lainnya akan saya catat dan perjuangkan dalam rapat paripurna DPRD. Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen mencarikan solusi terbaik untuk aspirasi warga,” tandas Abdul Rauf.

  • Bagikan