GRIB Jaya Desak Kejaksaan Periksa 4 Proyek Besar di Pangkep, Ada Dugaan Korupsi?

  • Bagikan
Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Pangkep menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Pangkep. (Foto: Afdhal/Pribumi)

Pribumi.co.id, Pangkep – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Pangkep menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep, Jl Sultan Hasanuddin, Padoang Doangan, Kecamatan Pangkajene, Senin (20/1/2025).

Dalam orasinya, Jenderal Lapangan GRIB Jaya, Ardan Aidin, menyoroti empat proyek besar di Pangkep yang dinilai menimbulkan berbagai tanda tanya. Mulai dari proses tender yang dinilai tidak transparan, hingga keterlambatan pekerjaan yang melebihi batas waktu yang ditentukan.

“Pangkep masuk kategori daerah termiskin di Sulawesi Selatan, namun ada banyak pembangunan yang bukan menjadi prioritas kebutuhan masyarakat,” katanya.

“Selain itu, proyek besar seperti pembangunan Menara Jam Kota, pagar Kantor Bupati Pangkep, Rumah Sakit Batara Siang, dan Pembangunan Layanan Perpustakaan Pangkep, dengan anggaran lebih dari Rp20 miliar, proses tendernya patut dicurigai ada penyimpangan yang mengarah pada dugaan korupsi,” tegas Ardan dalam orasinya.

Terkait hal itu, kata Ardan, GRIB Jaya mendesak Kejaksaan Negeri Pangkep untuk memeriksa ketiga proyek tersebut.

Sebagai bagian dari aksi tersebut, Ardan juga membacakan pernyataan sikap GRIB Jaya yang menyampaikan beberapa poin tuntutan terkait dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan di Pangkep.

Proyek-proyek yang dimaksud meliputi:

  1. Pembangunan Rumah Sakit Batara Siang
    a. Ruang Cytotoxic
    b. Ruang CR Scant
    c. Ruang Catlab
    d. Ruang NICU
  2. Pembangunan Menara Jam Kota Pangkep
  3. Rehabilitasi Pagar Kantor Bupati Pangkep
  4. Pembangunan Layanan Perpustakaan Pangkep

Aksi tersebut akhirnya diterima oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Pangkep, Asradi, yang menemui para pendemo. Asradi menyampaikan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan oleh GRIB Jaya, meskipun Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep sedang tidak berada di tempat karena sedang menjalani tugas luar daerah.

“Terima kasih kepada GRIB Jaya yang telah menyampaikan aspirasinya. Meskipun Kepala Kejaksaan tidak dapat hadir, kami berjanji untuk menyampaikan dan meneruskan aspirasi ini kepada beliau untuk segera ditindaklanjuti,” tandas Asradi kepada para pendemo.

  • Bagikan