Pribumi.co.id, PANGKEP – Sejumlah warga dari Kampung Borong Untia, Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, menggelar aksi unjuk rasa di depan rumah Kepala Desa (Kades) Biringere, M Syawir, Senin (10/6/2024).
Pada aksi ini, warga meminta Kades Biringere membuka CCTV yang ada di dalam rumahnya.
Diketahui, tiga bulan silam terjadi kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa Syawir di Kampung Palattae, Desa Biringere.
Dari peristiwa itu, Syawir melaporkan warga yang diduga mengeroyoknya dengan berbekal alat bukti berupa rekaman CCTV dan saksi.
Sementara itu, Kades Biringere M Syawir mengaku keberatan atas aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Borong Untia di depan rumahnya itu.
Syawir juga meminta Polres Pangkep untuk mengamankan para demonstran tersebut.
“Saya selaku kepala desa dan pribadi tidak terima atas perlakuan para pendemo dan meminta kepada Kapolres Pangkep untuk mengamankan jendral lapangan,” tutur Syawir dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini.
“Amankan juga orang-orang yang melakukan intimidasi dengan teriak-teriak di depan rumah sambil mengacak-acak pot dan mendorong-dorong pintu pagar rumah, sehingga keluarga dan anak-anak di rumah menangis histeris dan trauma,” tambah Kades Biringere ini.
Syawir menjelaskan, para pendemo berupaya menerobos masuk ke dalam pekarangan rumah miliknya, meski telah dihalau oleh Danramil dan Kapolsek Bungoro.
“Pendemo memaksa menerobos masuk ke rumah dan merusak tali gembok rumah, meskipun sudah dihalangai sama pak Danramil dan pak Kapolsek Bungoro, di mana pak Danramil sempat terjepit pintu pagar karena terobosan para pendemo,” terang Syawir menceritakan kronologi kejadian ini.
Menurut Syawir, akibat aksi unjuk rasa tersebut, istri dan anak-anaknya mengalami trauma mendalam.
“Saya tidak terima karena akibat kejadian intimidasi dan pengancaman tadi, anak-anak dan istri saya mengalami trauma psikologis, berupa ketakutan dan was-was,” pungkas Saywir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pendemo belum bisa dikonfirmasi, begitu pun dengan pihak Polres Pangkep belum memberikan keterangan resmi terkait aksi unjuk rasa tersebut. (AA/Pribumi.co.id)
Baca Juga: Astagfirullah! Seorang Kades di Pangkep Dikeroyok Warga






