Ideologi Polistrata: Meneguhkan Peran Kader HMI dalam Merawat Indonesia dan Islam

  • Bagikan

Pribumi.co.id, Pangkep – Ideologi bukan sekadar kumpulan gagasan, tetapi ruh yang menggerakkan perjuangan. Inilah pesan yang mengalir dari materi Ideologi Polistrata yang disampaikan oleh Andi Buana Raja, pada acara Intermediate training Latihan Kader II (LK II), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep di Gedung DPRD Pangkep, Rabu (13/8/2025).

Dalam pandangan Andi Buana Raja, ideologi polistrata adalah bangunan nilai yang berlapis dimulai dari fondasi tauhid, kemudian ditopang oleh nilai keindonesiaan, kebudayaan, hingga wawasan kebangsaan yang terbuka terhadap peradaban dunia.

“Kader HMI harus memahami bahwa perjuangan kita bukan hanya menjaga Islam secara aqidah, tetapi juga merawat Indonesia sebagai amanah sejarah,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa lapisan pertama ideologi ini adalah Islam sebagai sumber nilai utama, lapisan kedua adalah keindonesiaan yang mempersatukan keberagaman, dan lapisan berikutnya adalah kesadaran global yang memampukan kader berperan di dunia internasional tanpa kehilangan jati diri.

Suasana forum terasa khidmat sekaligus hangat. Peserta aktif berdiskusi mengenai bagaimana HMI sebagai organisasi perjuangan dapat memadukan semangat keislaman dan keindonesiaan di tengah tantangan zaman—mulai dari krisis moral, ancaman ideologi transnasional, hingga disrupsi teknologi.

Materi ini menjadi pengingat bahwa HMI lahir untuk mencetak Insan Cita: insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, dan bertanggung jawab mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridai Allah SWT.

  • Bagikan