Pribumi.co.id, Pangkep – Gedung lantai dua DPRD Pangkep menjadi tempat dialog intelektual mendalam saat Dr. Buhari Fakkah memaparkan materi bertajuk “Antropologi dalam Tafsir NDP: Tuhan, Manusia, dan Alam” dalam Latihan Kader II (LK II) HMI Cabang Pangkep, Selasa (12/8/2025).
Dalam paparan tersebut, Dr Buhari menekankan bahwa manusia dalam perspektif Nilai Dasar Perjuangan (NDP) tidak hanya makhluk biologis, tetapi juga subjek moral dan spiritual yang mengemban amanah Tuhan serta memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan alam.
Dia menguraikan hubungan segitiga antara Tuhan sebagai sumber nilai, manusia sebagai pelaksana nilai, dan alam sebagai amanah yang saling terkait.
“Kerusakan alam sejatinya adalah cermin rusaknya kesadaran manusia terhadap Tuhannya,” tegasnya.
Dr Buhari memaparkan tiga prinsip utama tafsir NDP: Tuhan sebagai pusat nilai yang menjadi orientasi etika sosial dan ekologi, manusia sebagai khalifah yang memiliki kebebasan berpikir dan bertindak, namun tetap bertanggung jawab menjaga keadilan dan keharmonisan sosial, serta alam sebagai amanah yang harus dipelihara, bukan dieksploitasi.
Dalam sesi diskusi, Dr Buhari juga menyoroti krisis lingkungan modern akibat antropo-sentrisme yang menempatkan manusia di pusat segala hal. Menurutnya, tafsir NDP menawarkan paradigma teo-ekosentris, di mana Tuhan sebagai pusat, manusia pengelola, dan alam bagian dari sistem suci yang harus dijaga.
Kegiatan ini menjadi salah satu sesi paling hidup di LK II HMI Pangkep, memantik diskusi hangat peserta dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat kesadaran ekologis dan spiritual dalam pengembangan kader intelektual.








