Pribumi.co.id, Pangkep – Ketua harian Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), Muhammad Rusli AB, menjadi narasumber pada acara dialog dengan tema “membangun mindset kewirausahaan Generasi Z untuk masa depan” yang digelar oleh Himpunan Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Pertanian, berlangsung di W Cafe Pangkep, Jalan Kesehatan, Kelurahan Padoang doangan, Kecamatan Pangkejene, Jumat (20/6/2025) kemarin.
Pada kesempatan ini, Muhammad Rusli AB mengapresiasi Himpunan Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Pertanian yang masih peduli terhadap keberlanjutan pertanian.
“Ternyata masih ada anak muda yang peduli terhadap pertanian di jaman sekarang, kebanyakan pemuda sudah tidak peduli terhadap pertanian, padahal petani merupakan harapan masa depan. Oleh karena itu, saya mengajak teman-teman semua untuk menjadi jembatan, terus mengedukasi kepada masyarakat yang peduli terhadap petani untuk menanam apa saja, bisa berupa sayuran, lombok, tomat, cabe, terong, dalam lain-lain,” katanya.
“Lahan kosong kita banyak, tetapi kita harus berani untuk memulai kunci dari berwirausaha adalah keberanian bertindak, karena kalau kita berani berusaha, hasilnya berhasil atau gagal, tapi kalau tidak berusaha sudah jelas tidak ada hasil,” tambah Muhammad Rusli.
Lanjut Muhammad Rusli, menyarankan kepada Himpunan Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Pertanian untuk segera membentuk kelompok tani, dan dia berjanji untuk membantu menyuplai pupuk organik kepada kelompok binaan,
“Sudah banyak petani yang kami berikan pupuk gratis dan juga sudah membentuk kelompok tani binaan dibawahi Grib Jaya Pangkep,” ungkap Rusli AB.
Sementara itu, dr Asizah menyampaikan pandangannya bahwa Generasi Z identik dengan teknologi dan keterbukaan informasih ini merupakan peluang untuk menjadi wirausaha.
“Kita memiliki banyak produk seperti ikan bandeng, dan itu harus digitalisasi agar orang tahu produk kita dan mengajak untuk tidak malu menjadi wirausaha,” katanya.
“Posting terus ke media sosial (promosikan-red) produknya, jangan malu, kebanyakan orang sekarang malu untuk berwirausaha tapi lebih gengsi meskipun tidak ada uangnya, malu berusaha tapi tidak malu kalau meminjam,” lanjut Asizah.
Masih di tempat yang sama, Ketua HIPMI Maros, H Muhammad Rezki, sekaligus Owner Roti Salendra Maros, mengajak para pemuda dan Generasi Z untuk serius mengikuti kegiatan seminar ini.
“Berwirausaha merupakan aktivitas keseharian kita bisa berupa tiktok, namun yang terpenting adalah keberanian untuk bertindak secara konsisten, dan kalau gagal, usaha lagi jangan berhenti,” tandas Rezki
Dialog ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Ketua Japnas Muhammad Rusli AB, pegiat wirausaha dr Asizah dan H Muhammad Rezki, dipandu Irham Fauzan Zakir, dihadiri pengurus Himpunan Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Petani dan tamu undangan dari kampus STKIP serta pelaku UMKM Pangkep.








