Pribumi.co.id, Pangkep – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol PP terhadap kader HMI usai mengikuti aksi bersama Aliansi Mahasiswa Pangkep.
Ketua Umum HMI Cabang Pangkep, Fadli Muhammad, menyayangkan tindakan tersebut, dia menilai bahwa Satpol PP telah melampaui batas wewenangnya.
“Tugas Satpol PP hanya melakukan pengamanan, bukan untuk menindas,” ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya ke Kantor Berita Pribumi, Sabtu (10/5/2025).
Fadli menyebut kejadian serupa berulang kali dilakukan Satpol PP Pangkep terhadap mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa.
“Kami menilai bahwa Pemda kurang melakukan pembinaan terhadap Pol PP sehingga begitu berhadapan dengan mahasiswa langsung diperlakukan seperti itu,” tambahnya.
Ia juga mempertanyakan hak demokrasi rakyat jika suara mereka dibungkam dengan kekerasan.
“Di mana letak hak demokrasi jika suara rakyat dibungkam dengan kekerasan?” ujarnya.
Atas insiden ini, HMI mendesak Bupati untuk segera mencopot Kepala Satpol PP karena gagal membina personelnya dan mencoreng nama baik bupati sendiri.
“Kami tidak akan diam. Kami akan terus mengawal proses ini hingga keadilan ditegakkan,” pungkasnya.








