Deva Mahenra Kembali Perankan Karakter Kontroversial di ‘La Tahzan’

  • Bagikan
Pemeran Film La Tahzan. (Dok: Ist)

Pribumi.co.id, Jakarta – MD Pictures kembali menggandeng sutradara ternama Hanung Bramantyo untuk proyek film terbarunya yang berjudul La Tahzan.

Film ini diangkat dari cerita viral karya Elizasifaa dan dijadwalkan mulai produksi pada 23 Januari 2025. Pengumuman resmi jajaran aktor pemeran (cast) film ini pun disampaikan pada Sabtu (18/1/2025).

Dalam La Tahzan, Hanung Bramantyo kembali mempercayakan Deva Mahenra sebagai pemeran utama. Selain Deva, film ini turut menghadirkan deretan bintang ternama seperti Marshanda, Ariel Tatum, Asri Welas, Rachel Mikayla, dan beberapa nama besar lainnya.

Film ini juga mempertemukan kembali kolaborasi antara Manoj Punjabi, Hanung Bramantyo, dan Elizasifaa, setelah sebelumnya sukses dengan film fenomenal Ipar adalah Maut yang menuai sorotan luas dari publik.

Manoj Punjabi, Founder MD Entertainment, mengungkapkan bahwa La Tahzan akan menggali tema yang dekat dengan kehidupan rumah tangga, khususnya terkait kesetiaan dan godaan. Menurut Manoj, karakter yang dimainkan Deva Mahenra bakal memberikan kesan mendalam bagi penonton.

“Penampilan Deva di La Tahzan akan mengingatkan penonton tentang mimpi buruk rumah tangga, yaitu kehadiran orang ketiga. Cerita ini diadaptasi dari kisah viral di TikTok karya Eliza yang sangat ditunggu-tunggu,” ungkap Manoj.

Sementara itu, Deva Mahenra mengaku sempat terkejut saat ditawari kembali memerankan karakter yang penuh kontroversi.

“Jujur, ketika Pak Manoj menawarkan peran ini, saya kaget. Tapi ini tantangan yang seru dan menyenangkan,” ujar Deva.

Film drama ini disebut-sebut akan mengupas intrik seputar kesetiaan, pengkhianatan, dan godaan dalam hubungan. Dengan cerita yang emosional dan barisan aktor bertalenta, La Tahzan diyakini akan menjadi salah satu film yang paling dinanti di tahun 2025.

Hanung Bramantyo, yang dikenal dengan karya-karyanya yang kuat secara naratif, optimistis La Tahzan akan mampu menyentuh hati banyak orang.

“Kami ingin menyampaikan cerita yang relevan dengan kehidupan banyak orang. Ini lebih dari sekadar drama, ini tentang pelajaran hidup,” pungkas Hanung.

  • Bagikan