SimpulRakyat.co.id, Pangkep — Tokoh perempuan Partai Gerindra sekaligus anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Nirawati, menggelar kegiatan pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) periode 2024-2029 di Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang.
Dalam kesempatan ini, Andi Nirawati mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengawasi pelaksanaan anggaran dan melaporkan keluh kesah mereka ke DPRD.
Kegiatan ini berlangsung dengan suasana kondusif, dihadiri sejumlah tokoh, seperti Wakil Ketua DPRD Pangkep H Muh Tauhid, Babinsa Benidiktus Joko Sayekti, Bhabinkamtibmas Aipda Wahyuddin, dan Kasi Kelurahan Talaka, Suryani, yang mewakili Lurah Talaka.
Suryani, yang hadir mewakili Lurah Talaka, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Camat Ma’rang dan Lurah Talaka. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara pemerintah dan DPRD untuk mewujudkan daerah yang maju.
“DPRD adalah mitra kerja pemerintah. Bersama-sama kita bisa membangun daerah yang lebih maju dengan kerja sama yang baik,” ujar Suryani.
Wakil Ketua DPRD Pangkep, H Muh. Tauhid, mengingatkan bahwa DPRD memiliki fungsi strategis dalam mengontrol anggaran daerah. Ia mengimbau masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses pengawasan dan melaporkan permasalahan yang ada.
“Kerja sama antara pemerintah dan DPRD harus berdampak positif bagi kemajuan daerah. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan kinerja pemerintah berjalan sesuai harapan,” ujar H Tauhid.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Nirawati menyatakan bahwa kegiatan pengawasan ini adalah langkah awal setelah dirinya dilantik sebagai anggota DPRD. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif di semua sektor.
“Pengawasan anggaran melibatkan tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Namun, fungsi pengawasan sering disalahpahami. Oleh karena itu, saya berharap masyarakat dapat lebih proaktif menyampaikan kebutuhan dan keluhan agar kami bisa memperjuangkannya di DPRD,” ujar Andi Nirawati tegas.
Dalam sesi tanya jawab, H Kaharuddin, salah satu tokoh masyarakat Talaka, menyampaikan keluhan terkait saluran drainase yang tertutup dan belum ditangani meskipun telah diusulkan dalam Musrenbang setiap tahun.
“Saya berharap Ibu Andi Nirawati dapat menyuarakan masalah ini di DPRD Provinsi. Kondisi ini sangat mengganggu dan membutuhkan perhatian segera,” kata H Kaharuddin.
Menanggapi hal tersebut, Andi Nirawati berjanji akan membawa isu tersebut ke tingkat provinsi. “Masalah saluran drainase memang menjadi kewenangan provinsi. Saya akan memperjuangkan ini di DPRD Provinsi, termasuk masalah bantuan sosial dan PKH yang juga banyak dikeluhkan warga sejak 2019,” janjinya.
Acara ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Hj Sitti Rabiah, Babinsa Benidiktus Joko Sayekti, Bhabinkamtibmas Aipda Wahyuddin, serta warga setempat. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan legislatif untuk menciptakan pembangunan daerah yang lebih baik.








