Pribumi.co.id, MAROS – Dalam heningnya malam Jumat, 19 Juli 2024, sebuah aksi pencurian kotak amal di Masjid Nurul Qalbi, mengegerkan wara Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.
Pada pukul 01.45 WITA, kamera pengawas atau CCTV masjid merekam seorang pria yang membobol kotak amal dengan menggunakan sebatang besi.
Insiden ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya pengamanan di tempat-tempat ibadah.
Mukhtar, Ketua RT 2/RW 3 Perumahan Adatongeng Maros, menjelaskan kepada wartawan pada Selasa, 23 Juli 2024, bahwa aksi pencurian ini bukan yang pertama kali terjadi.
“Ini sudah dua kali. Dulu juga pernah kotak amal dibawa lari sama isinya,” ungkapnya.
Mukhtar menceritakan dengan detail bagaimana pelaku menggunakan besi sepanjang 20 cm untuk merusak gembok kotak amal, kemudian menyimpan uang curian di balik bajunya dengan tergesa-gesa.
Setelah kejadian tersebut, pengurus masjid segera mengambil langkah preventif dengan membuka kotak amal setiap selesai salat Isya untuk mengamankan isinya.
“Untuk itu kami sepakat untuk membuka semua kotak amal setiap sudah salat Isya dan mengamankan isinya,” kata Mukhtar.
Rekaman CCTV yang jelas menunjukkan aksi pelaku menjadi bukti kuat yang diserahkan kepada pihak kepolisian.
Pengurus masjid berharap agar pelaku segera ditangkap dan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
“Kami sudah melapor ke polisi dengan menyerahkan CCTV-nya. Semoga polisi segera menangkap pelaku,” pungkas Mukhtar.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan di tempat-tempat yang dianggap aman dan suci.
Dengan adanya CCTV, setidaknya pengurus masjid memiliki alat bukti yang dapat membantu penegakan hukum.
Namun, lebih dari itu, insiden ini juga menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dan solidaritas komunitas dalam menjaga tempat ibadah dari tindakan kriminal.
Harapan besar kini disandarkan kepada pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan ini dan memberikan rasa aman kembali kepada jamaah Masjid Nurul Qalbi.








