Kapolda Sulsel Berangkatkan Umrah 5 Penggali Kubur-Pemandi Jenazah di Maros

  • Bagikan
Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian R Djajadi bersama warga penerima hadiah umrah di Maros. (Foto: Ist)

Pribumi.co.id – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi mengumumkan bahwa pihaknya akan memberangkatkan lima penggali kubur hingga pemandi jenazah untuk umrah.

Hal itu disampaikan Andi Rian saat meresmikan sumur bor bagi warga di Desa Damai, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa (25/6/2024),

“Kita memberikan pengundian doorprize, di antaranya umrah sebanyak 10 orang,” kata dia.

“Terdiri  5 untuk masyarakat umum dan 5 lagi untuk masyarakat yang berprofesi sebagai penggali kubur dan pemandi jenazah di Kabupaten Maros,” tambah Irjen Rian.

Andi Rian menyatakan bahwa ia memilih secara khusus warga yang bekerja sebagai pemandi jenazah dan penggali kubur karena menilai profesi tersebut sangatlah mulia dan paripurna.

“Penggali kubur dan pemandi jenazah ini adalah pekerjaan yang paling paripurna, orang yang dibantu tidak pernah sempat mengucapkan terima kasih. Kita tidak pernah dengar ada mayat ucapkan terimakasih kan,” kata Andi Rian.

Dia berharap bahwa dengan memberikan paket umrah kepada penggali kubur dan pemandi jenazah, ini akan menjadi ungkapan terima kasih yang mewakili jasa mereka kepada jenazah yang pernah mereka bantu.

“Ini sangat paripurna oleh karena itu saya memilih itu semoga ini mewakili almarhum dan almarhumah yang pernah dibantu oleh beliau-beliau,” harap Rian.

Andi Rian mengungkapkan bahwa dalam acara tersebut, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) juga diberikan paket umrah tambahan oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, sebagai kompensasi atas insiden salah kupon undian yang terjadi.

“Ada satu warga yang sudah terpanggil tapi salah kupon, tapi namanya rezeki tidak pernah tertukar. Akhirnya beliau bisa berangkat umrah, doanya didengar sama Allah itu dapat sedekah dari ibu Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan,” pungkas Andi Rian. (*)

  • Bagikan