Pribumi.co.id, Pangkep – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Pangkep di kawasan Taman Musafir, Kecamatan Pangkajene, berjalan damai dan mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Para mahasiswa kemudian diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pangkep, Haris Gani, bersama sejumlah anggota dewan lintas fraksi.
Dalam pertemuan tersebut, Haris Gani menegaskan bahwa DPRD Pangkep adalah rumah rakyat yang selalu terbuka menerima masukan dari masyarakat.
“DPRD adalah tempat masyarakat menyampaikan aspirasi. Kami, para anggota, siap menerima masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah. Apa yang menjadi tuntutan teman-teman Aliansi akan kami terima dan catat untuk bersama-sama kita perjuangkan,” ujar Haris Gani.
Aliansi Mahasiswa Pangkep menyuarakan 11 poin tuntutan dalam aksinya, di antaranya mendesak pembatalan kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR, menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), menuntut transparansi PT Semen Tonasa terkait CSR, serta menolak rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan.
Selain itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya pengesahan RUU Perampasan Aset, pengusutan kasus korupsi di Pangkep, evaluasi kinerja Polri, hingga kejelasan status tenaga honorer P3K.
Untuk memastikan jalannya aksi tetap tertib, Polres Pangkep menurunkan personel di lokasi. Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol Nasri, S.E., menegaskan bahwa aparat hadir untuk memberikan rasa aman.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan lancar, aman, dan sesuai aturan,” kata Kompol Nasri.
Sementara itu, Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli, menambahkan bahwa pihaknya selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aspirasi masyarakat.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik sesuai aturan perundang-undangan,” tegasnya.
Adapun perwakilan mahasiswa diterima oleh sejumlah anggota DPRD lintas fraksi, di antaranya Abdul Rauf (PAN), Syansinar (PPP), H. Ikhsan (Nasdem), Muh. Aidil (PDIP), Umar Haya (PPP), Mustari Dg. Mase (Demokrat), H. Abdul Rasyid (PDIP), H. Suardi (Golkar), A. Ilham Zainuddin (Golkar), Ramli (Demokrat), Muhtar Sali (Golkar), Budi Yamin (Golkar), H. Lutfi Hanafi (Gerindra), Rahmat (Gerindra), dan Irnawati (PPP).
Secara keseluruhan, aksi berlangsung tertib, damai, dan kondusif hingga selesai.








