Rejuvenasi Trajektori HMI: Spirit Perjuangan Kader Menuju Generasi Insan Cita

  • Bagikan
Presidium KAHMI Sulawesi Selatan, Muhammad Natsir. (Foto: Ist)

Pribumi.co.id, Pangkep – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan kepemimpinan muda melalui tema “Rejuvenasi Trajektori HMI: Spirit Perjuangan Kader Mewujudkan Generasi Insan Cita” pada Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Cabang Pangkep, di Aula DPRD Pangkep.

Presidium KAHMI Sulawesi Selatan, Muhammad Natsir, yang menjadi narasumber utama, memaparkan pentingnya penyegaran arah perjuangan HMI di tengah krisis kepemimpinan, degradasi moral, dan tantangan global. Menurutnya, kekayaan ideologis dan historis HMI harus terus dihidupkan melalui kaderisasi berbasis nilai-nilai Insan Cita.

“Insan Cita bukan sekadar dokumen ideologis, tetapi sumber karakter kader HMI. Keunggulan kader HMI terletak pada kemampuannya memimpin sebagai pelayan umat dan penjaga nilai,” ujarnya.

Dia merinci lima pilar karakter pemimpin yang bersumber dari Insan Cita, yakni intelektualitas akademis, spiritualitas dan ketakwaan, kreativitas dan daya cipta, pengabdian sosial, serta komitmen terhadap keutuhan bangsa.

Forum ini juga menjadi ajang refleksi strategi kaderisasi agar relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar perjuangan HMI. Natsir menekankan bahwa Insan Cita harus diwujudkan sebagai “proyek peradaban” melalui pengamalan nyata, bukan sekadar retorika.

Kegiatan ini diikuti kader HMI dari berbagai cabang di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Pangkep, dengan antusiasme tinggi. Diskusi yang berlangsung interaktif diharapkan memperkuat peran kader sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

  • Bagikan