Klarifikasi Isu Pemberhentian, Ketua HMI Pangkep: Sarat Muatan Politis

  • Bagikan
Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep, Fadli. (Foto: Afdhal/Pribumi)

Pribumi.co.id, Pangkep – Menanggapi beredarnya isu mengenai pemberhentiannya dari jabatan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep, Fadli Muhammad memberikan klarifikasi resmi.

Dia menegaskan bahwa dirinya masih memegang mandat sah sebagai Ketua Cabang berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar HMI Nomor 013/B/KPTS/05/1447 H.

“Riak-riak ini sarat muatan politis dan tidak berdasar konstitusi,” tegas Fadli ke media ini saat ditemui di Pangkajene, Jumat (18/7/2025).

Dia menjelaskan bahwa HMI memiliki mekanisme internal yang jelas dan tertulis.

Menurutnya, usulan pemberhentian boleh diajukan, namun tidak serta-merta menjadi dasar pencopotan Ketua Cabang, apalagi dengan menunjuk pengganti secara sepihak.

Fadli juga menyampaikan bahwa hubungan kelembagaan dengan seluruh Komisariat di wilayah Pangkep masih berjalan baik dan harmonis.

Ia menilai bahwa isu yang berkembang akhir-akhir ini lebih bernuansa politis daripada organisatoris.

“Tidak ada konflik antara saya dengan pengurus komisariat. Saya hanya mengingatkan agar kader tidak terjebak dalam kepentingan pribadi pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil alih kepemimpinan melalui cara-cara yang tidak konstitusional,” ujarnya.

Fadli juga menyebut adanya mosi tidak percaya yang dinilainya cacat prosedur.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya bertentangan dengan konstitusi organisasi, tetapi juga berpotensi merusak nilai-nilai yang dijunjung dalam tubuh HMI.

“Bayangkan jika seorang ketua bisa diberhentikan hanya karena mosi tidak percaya tanpa melalui proses formal yang sah. Ini akan menjadi preseden buruk yang merusak marwah organisasi sebesar HMI,” jelasnya.

Fadli juga menyayangkan adanya upaya segelintir pihak yang mencoba menggoyahkan stabilitas organisasi di tengah persiapan HMI Cabang Pangkep menyelenggarakan Latihan Kader (LK) II Tingkat Nasional dalam waktu dekat.

“Sejak awal terpilih, ada pihak yang menolak hasil Konfercab meski saya menang secara sah dengan selisih satu suara. Kini, isu serupa kembali dimunculkan, justru ketika kami sedang fokus menyiapkan agenda nasional. Ini bukan kali pertama upaya penggembosan terjadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fadli menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin larut dalam polemik, namun merasa berkewajiban untuk meluruskan informasi agar kader tidak disesatkan oleh narasi yang menyimpang dari fakta dan aturan organisasi.

“Energi kami seharusnya diarahkan untuk membesarkan organisasi, bukan untuk meladeni dinamika yang digerakkan oleh kepentingan sesaat,” tegasnya.

Fadli menegaskan bahwa HMI Cabang Pangkep tetap berkomitmen menjaga soliditas organisasi dan menjunjung tinggi konstitusi sebagai landasan utama dalam menyelesaikan setiap persoalan internal.

“Kami mengajak seluruh kader untuk tetap fokus pada misi organisasi dan menyelesaikan dinamika secara arif melalui mekanisme yang sah,” pungkasnya.

  • Bagikan