Hujan Deras Tak Surutkan Semangat, 400 Jemaat Gesba Makassar Rayakan Natal dengan Khidmat

  • Bagikan
Jemaat Gesba Makassar Rayakan Natal dengan Khidmat. (Foto: Ist)

Pribumi.co.id, Makassar – Meskipun hujan deras dan angin kencang melanda Kota Makassar pada Jumat malam (20/12/2024), sekitar 400 umat Kristiani tetap antusias menghadiri Perayaan Natal 2024 yang diadakan Gereja Segala Bangsa (Gesba) Pusat Makassar. Bertempat di Gedung Gereja Jl. Sungai Celendu No.22A, perayaan ini berlangsung penuh khidmat dan semarak.

Perayaan ini menjadi istimewa dengan kehadiran dua tokoh terkenal yang turut memeriahkan suasana. Mereka adalah Pastor Andi Simon, seorang pelayan Tuhan yang dikenal sebagai “Sang Penyembuh Jalanan” karena pelayanannya yang telah menyembuhkan ribuan orang, serta Ilham Arif Sirajuddin (IAS), mantan Wali Kota Makassar dua periode sekaligus tokoh politik ternama.

Doa dan Pesan Sukacita dari Pastor Andi Simon

Pastor Andi Simon membuka acara dengan melantunkan puji-pujian bersama para pemudi, kemudian membawakan doa singkat untuk keselamatan jemaat dan kesembuhan bagi hadirin yang sakit. Kehadirannya menambah kehangatan dalam perayaan Natal ini.

Salam Natal dari IAS

IAS hadir di penghujung acara, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Ia mewakili keduanya mengucapkan, “Selamat Natal 2024 dan menyambut Tahun Baru 2025,” seraya berharap perayaan ini membawa kedamaian dan sukacita.

Pesan Mendalam dari Khotbah Pdt Daniel S Kusbin

Pendeta Daniel S Kusbin S.Th, Ketua DPD Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Sulawesi Selatan, menyampaikan khotbah bertema “Marilah Kita Pergi Sekarang ke Betlehem.” Ia menjelaskan makna mendalam dari Betlehem sebagai simbol sukacita, keselamatan, pujian, dan kasih Kristus.

“Betlehem adalah tempat kita menerima kabar sukacita sejati, keselamatan dari Tuhan, dan kasih Kristus yang sempurna. Hanya dengan memiliki kasih Kristus, hidup kita akan penuh makna dan kesempurnaan,” tandasnya.

Puncak Perayaan Natal

Perayaan ini semakin semarak dengan berbagai acara, seperti paduan suara dari DPD API Sulsel, pentas anak-anak sekolah minggu, dan tarian ceria oleh kelompok pemudi Gesba. Suasana haru menyelimuti saat seluruh hadirin menyalakan lilin sambil menyanyikan lagu “Malam Kudus.”

Sebagai penutup, panitia mengadakan undian doorprize, membagikan kalender 2025, dan menyuguhkan santap malam bersama yang diakhiri dengan sesi foto bersama.

Meskipun digelar di tengah kondisi alam yang ekstrem, semangat Natal tidak luntur. Perayaan ini menjadi momen kebersamaan, sukacita, dan refleksi iman yang penuh makna bagi seluruh jemaat. (*)

  • Bagikan