Pribumi.co.id, Pangkep – Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua, Dokter Andi Nusawarta dan Muhammad Sofyan Razak, yang dikenal dengan sebutan “Dokter Cua-Sofyan Razak,” mengadakan kampanye di Kampung Bontojai, Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Rabu, 6 November 2024.
Dalam acara ini, tokoh masyarakat sekaligus politisi Partai Demokrat, Andi Saiful Adam, meminta masyarakat Sibatua untuk memberikan dukungan kepada pasangan ini demi perubahan di Kabupaten Pangkep.
Andi Saiful Adam menekankan pentingnya memilih pemimpin baru yang bisa membawa perubahan positif di berbagai aspek.
“Sudah saatnya kita memilih pemimpin yang baru yang bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Dukung dan coblos Dokter Cua-Sofyan Razak agar kita bisa merubah dari segala aspek—kesehatan, kesejahteraan petani, dan lapangan kerja,” ujarnya.
Dalam orasi politiknya, calon wakil bupati Muhammad Sofyan Razak mengungkapkan bahwa kesejahteraan petani, nelayan, dan tenaga honorer akan menjadi prioritas bagi pasangan nomor urut dua ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan pada Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.
“Insya Allah, ke depan, kesejahteraan petani, nelayan, honorer akan jadi prioritas pasangan nomor urut dua. Selain itu, kami datang untuk minta doa dan dukungan nanti pada tanggal 27 November,” kata Sofyan Razak.
Sementara itu, calon bupati Dokter Andi Nusawarta menyatakan bahwa sudah waktunya ada perubahan yang berpihak pada masyarakat luas, bukan hanya pada sekelompok orang.
“Saya datang demi Pangkep dan untuk merubah Pangkep ke arah yang lebih baik. Ke depan, kesejahteraan petani, nelayan, marbot, imam masjid, permodalan untuk UMKM, dan beasiswa untuk anak-anak kita agar bisa menempuh pendidikan tinggi akan menjadi perhatian utama kami,” ungkapnya.
Dokter Cua juga menambahkan bahwa Pangkep memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun masyarakat masih belum merasakan manfaatnya. Ia mengajak masyarakat untuk menentukan nasib Pangkep dalam lima tahun ke depan dengan memilih pemimpin yang pro-rakyat.








