Pribumi.co.id, Pangkep – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep nomor urut dua, dr Andi Nusawarta bersama pasangannya, Muhammad Sofyan Razak, terus menggencarkan sosialisasi dengan menyambangi masyarakat dari desa ke desa.
Kunjungan terbaru dilakukan di Kecamatan Labakkang, tepatnya di Kampung Kali Bara, Senin (14/10/2024).
Dalam kegiatan ini, pasangan yang dikenal dengan jargon “Perubahan untuk Pangkep” mendengarkan aspirasi dan keluhan warga secara langsung.
Tokoh masyarakat setempat, H Hasanuddin Dg Mile, mantan Camat Ma’rang, menyerukan dukungan penuh kepada pasangan nomor urut dua ini.
“Saya mengajak warga Kampung Kali Bara untuk mendukung penuh dr Andi Nusawarta. Pasangan ini paling siap membawa perubahan. Selain didukung enam partai besar, Dokter Cua kembali ke kampung halaman dengan niat tulus untuk mengabdi bagi Pangkep yang maju, sehat, dan sejahtera,” tegas Hasanuddin.
Dalam orasi politiknya, dr Andi Nusawarta, yang juga putra asli Labakkang, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan Pangkep.
“Saya pulang kampung untuk memperbaiki daerah ini. Kalau hanya mencari uang, lebih baik saya tetap di Jakarta. Tapi saya ingin kampung ini bangkit. Saya malu melihat Pangkep disebut daerah termiskin, padahal kita punya sumber daya alam melimpah,” ucapnya penuh semangat.
Ia menambahkan, program unggulan dan prioritas yang ditawarkan tidak hanya menyasar sektor ekonomi, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Saya datang membawa perubahan dengan fokus pada kesejahteraan petani, nelayan, PNS, honorer, marbot, dan imam masjid. Selain itu, kami menyiapkan beasiswa untuk anak-anak Pangkep, memperbaiki irigasi pertanian, serta membangun infrastruktur merata agar ekonomi kita tumbuh dan masyarakat hidup lebih layak,” lanjut Dokter Cua.
Ia pun mengajak masyarakat untuk berani memilih pemimpin baru demi mewujudkan Pangkep yang baru dan lebih baik.
“Sekarang saatnya memilih pemimpin baru untuk perubahan di Pangkep,” pungkasnya.
Pasangan nomor urut dua semakin optimis dengan sambutan hangat masyarakat dan dukungan dari tokoh-tokoh lokal.
Kehadiran mereka bukan sekadar janji, melainkan wujud kepedulian untuk membangun Pangkep ke arah yang lebih maju dan sejahtera.








