Pribumi.co.id Pangkep — Sosok Andi Nirawati tampil menonjol dalam kegiatan halal bihalal dan silaturahmi bertajuk “Merajut Ukhuwah, Menjalin Kembali Silaturahmi” yang digelar di Warkop Dg. Sija, Jalan Poros Makassar, Kecamatan Pangkajene, Senin (30/3/2026). Di tengah suasana hangat dan penuh keakraban, ia membawa pesan kuat tentang arah masa depan Kabupaten Pangkep.
Dalam penyampaiannya, Andi Nirawati menegaskan bahwa Pangkep memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, namun membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang unggul agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal.
“Pangkep ini kaya, luar biasa. Tapi ke depan kita butuh SDM yang memadai agar potensi ini benar-benar menjadi kekuatan untuk kemajuan daerah,” ujarnya di hadapan para tokoh dan masyarakat yang hadir.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Pangkep tidak bisa dicapai hanya oleh satu pihak, melainkan harus melalui kerja bersama lintas elemen.
Dalam konteks politik, Andi Nirawati menegaskan bahwa Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) terbuka bagi semua kalangan. Keterbukaan ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang partisipasi yang inklusif demi kemajuan Pangkep.
“Kami terbuka untuk semua kalangan. Yang terpenting adalah bagaimana bersama-sama mendorong kemajuan Pangkep,” tegasnya.
Kegiatan ini sendiri dihadiri lintas tokoh politik dan masyarakat, dan tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga mencerminkan dinamika komunikasi sosial yang mulai mengarah pada agenda pembangunan jangka panjang daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Lutfi Hanafi dari Gerindra menyampaikan bahwa partainya mulai menyiapkan langkah strategis menghadapi kontestasi politik mendatang sebagai bagian dari penguatan organisasi dan kaderisasi.
Sementara itu, Andi Nusawarta, yang akrab disapa dr. Cua, menyoroti pentingnya fokus pada persoalan pembangunan, khususnya kemiskinan, akses air bersih, dan infrastruktur irigasi yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh lintas partai dan masyarakat, di antaranya H. Abdul Rasyid (PDI Perjuangan), Muhtar Sali (Golkar), Rahmat Partai (Gerindra), Faturrahman (Golkar), Mustari Dg. Mase (Demokrat), Umar Haya, SH., MH (PPP), Muh. Tauhid (Gerindra), Ahmad Ikram (PAN), serta tokoh masyarakat seperti H. Ahmad Bakhtiar, Karaeng Sitondra, Andi Sukri Karaeng Rama, dan Sukrin.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung cair dan inklusif, menjadi ruang pertemuan lintas elemen yang mengedepankan silaturahmi sekaligus pertukaran gagasan. Kehadiran Andi Nirawati dengan penekanan pada SDM, persatuan, dan keterbukaan politik menjadi salah satu sorotan utama, memperkuat pesan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi nyata dari seluruh pihak.




