Pribumi.co.id Jakarta — Sebuah gambar sketsa Pulau Sumatera dengan tulisan tangan bernada kritik sosial mendadak ramai dibagikan di berbagai platform media sosial pada Minggu, (30 / 11/2025), Sketsa itu memuat kalimat: “Kekayaan Sumatera milik nasional, bencananya? Tidak.”
Sketsa tersebut viral dan memicu diskusi publik karena dianggap menyoroti ketimpangan antara pemanfaatan kekayaan alam Sumatera dan perhatian pemerintah terhadap penanganan bencana di wilayah itu.
Gambar itu beredar luas dari unggahan sejumlah akun warganet, meski pembuat asli sketsanya belum diketahui.
Unggahan mulai marak sejak pagi hingga siang hari, 30 November 2025.
Peredaran sketsa berlangsung di platform X, Instagram, dan grup percakapan publik.
Pesan dalam gambar dinilai menyentil situasi lama: Sumatera menjadi salah satu pusat sumber daya nasional, namun ketika bencana terjadi—gempa, banjir, hingga longsor—penanganannya kerap dinilai lamban dan tidak sebanding dengan kontribusinya terhadap negara.
Sketsa itu menyebar cepat setelah beberapa akun besar mengunggah ulang, disertai komentar yang menguatkan pesan kritik tersebut. Banyak warganet menganggapnya sebagai sindiran visual yang ringkas tapi menohok.
Dengan nada satir yang kuat, gambar itu memantik kembali perdebatan soal pemerataan perhatian pemerintah terhadap daerah-daerah yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.








