Pribumi.co.id, Pangkep – Pemerintah Desa Mattiro Walie bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangkep menggelar layanan perekaman e-KTP dan identitas kependudukan di Pulau Samatellu Lompo, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Rabu (19/11/2025).
Program jemput bola ini berlangsung selama tiga hari untuk mempermudah akses layanan administrasi bagi warga pulau.
Kepala Desa Mattiro Walie, Hamzah, mengatakan masih banyak warga yang belum memiliki dokumen kependudukan dasar, terutama e-KTP dan kartu keluarga. Kondisi geografis pulau yang jauh dari daratan menjadi salah satu kendala utama.
“Masih banyak warga yang belum memiliki identitas kependudukan, khususnya e-KTP dan KK. Melalui program ini kami bekerja sama dengan Disdukcapil agar pelayanan bisa dilakukan langsung di desa dan dimaksimalkan selama tiga hari di Pulau Samatellu Lompo,” ujar Hamzah.
Sementara Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Nurdin, menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama kelompok lansia dan anak-anak yang selama ini kesulitan melakukan perekaman di kantor Disdukcapil di daratan.
“Kegiatan ini sangat bagus karena masyarakat tidak perlu lagi ke darat untuk perekaman e-KTP. Kebanyakan yang belum memiliki identitas adalah lansia. Anak-anak juga bisa memiliki e-KTP anak,” kata Nurdin.
Dia menambahkan, kepemilikan identitas kependudukan menjadi syarat penting untuk mengakses berbagai layanan pemerintah.
“Manfaat identitas kependudukan sangat banyak. Salah satunya, untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, warga wajib memiliki e-KTP,” ujar Nurdin.
Layanan jemput bola ini diharapkan dapat meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan aksesibilitas.







