Apresiasi Kejagung, Prabowo: Penyitaan 6 Smelter Buktikan Keseriusan Berantas Tambang Ilegal

  • Bagikan
Apresiasi Kejagung, Prabowo: Penyitaan 6 Smelter Buktikan Keseriusan Berantas Tambang Ilegal. (Foto: Ist)

Pribumi.co.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyaksikan langsung penyitaan enam smelter hasil rampasan kasus korupsi yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung). Langkah besar ini disebut sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah dalam memberantas praktik tambang ilegal yang merugikan negara.

Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa tindakan tegas aparat hukum ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menegakkan keadilan dan melindungi kekayaan sumber daya alam Indonesia dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

“Penyitaan ini adalah bukti nyata bahwa negara tidak tinggal diam terhadap pelanggaran hukum yang merugikan rakyat. Kita ingin tambang-tambang di negeri ini dikelola secara sah, transparan, dan untuk kepentingan bangsa,” tegas Prabowo.

Dari hasil penyitaan tersebut, negara disebut berhasil menyelamatkan potensi kerugian sebesar Rp 300 triliun. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kejaksaan Agung dan aparat penegak hukum lainnya yang bergerak cepat dalam menuntaskan kasus tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Agung, aparat hukum, dan semua pihak yang telah bekerja keras. Ini adalah kemenangan bagi rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Langkah penyitaan enam smelter ini dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat tata kelola pertambangan nasional, sekaligus pesan tegas bahwa pemerintah tidak akan mentolerir segala bentuk korupsi dan kejahatan sumber daya alam.

Dengan tindakan tegas yang dilakukan pada Senin (6/10), pemerintahan Prabowo menegaskan arah kebijakan penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan nasional — memastikan sumber daya alam Indonesia benar-benar dikelola untuk kemakmuran rakyat.

  • Bagikan