63 Kepala Desa Dijadwalkan Ikut Orientasi di Tengah Hutan Pendidikan Tabo-Tabo

  • Bagikan
Kepala Desa Tabo-Tabo, Haeril Anwar. (Foto: Istimewa)

Pribumi.co.id, Pangkep – Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Pangkep 2025.

Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tabo-Tabo dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Juni 2025. Sebanyak 63 kepala desa dari seluruh wilayah Pangkep mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Desa Tabo-Tabo, Haeril Anwar, menyampaikan rasa bangganya karena desanya terpilih menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Saya merasa sangat bangga karena kegiatan penting ini diadakan di desa kami. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi ruang pembentukan karakter dan kedisiplinan kepala desa yang langsung bersentuhan dengan alam,” ujar Haeril, Rabu (18/6/2025).

Menurutnya, orientasi ini bukan hanya penting dari sisi materi, tetapi juga memiliki nilai sejarah karena pendekatannya yang berbeda dari pelatihan biasanya.

“Setahu saya, belum ada daerah lain di Indonesia yang menggelar orientasi kepemimpinan kepala desa secara bersama-sama di tempat seperti ini, apalagi dengan pendekatan semi-kemiliteran, pembinaan karakter, dan kedisiplinan selama empat hari penuh. Bisa jadi, ini adalah yang pertama di Indonesia,” katanya.

Kegiatan orientasi ini menggabungkan materi kebangsaan, pembinaan hukum, pelatihan fisik, serta ibadah berjamaah. Pelaksanaan kegiatan direncanakan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan pada Jumat (20/6/2025) pukul 14.00 WITA.

Haeril berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi para kepala desa untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan.

“Harapan saya, kegiatan ini mampu membuka cara pandang baru bagi para kepala desa dalam memimpin, lebih disiplin, punya karakter kuat, dan sungguh-sungguh mengabdi untuk masyarakat,” tandasnya.

Selain menjadi lokasi pelatihan, Desa Tabo-Tabo juga mendapat perhatian dari para peserta yang baru pertama kali mengunjungi KHDTK. Banyak dari mereka mengaku kagum dengan keindahan alam dan potensi kawasan tersebut.

  • Bagikan