Pangkep Pernah Kaya, Kini Termiskin, Politisi PDIP: Dukung Dokter Cua-Sofyan Razak untuk Perubahan

  • Bagikan
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep nomor urut dua, dr Andi Nusawarta  dan Muhammad Sofyan Razak kampanye di Kampung Batunapara, Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci. (Foto: Afdhal/Pribumi.co.id)

Pribumi.co.id, Pangkep – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep nomor urut dua, dr Andi Nusawarta  dan Muhammad Sofyan Razak (Dokter Cua-Sofyan Razak), terus menggalang dukungan melalui sosialisasi program unggulan mereka.

Pada Kamis (10/10/2024), mereka menggelar kampanye di Kampung Batunapara, Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, dihadiri oleh tokoh-tokoh partai pengusung.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Pangkep dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syamsinar, bersama H Irwan Nursaid dari Partai Demokrat, serta Andi Mimi dan Muhammad Rizal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Dalam sambutannya, Syamsinar mengajak warga untuk mendukung pasangan Andi Nusawarta dan Sofyan Razak demi kemajuan Pangkep.

“Dokter Cua dan Sofyan didukung oleh enam partai besar dengan 18 kursi di DPRD. Mereka siap membawa Pangkep maju, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.

Senada dengan Syamsinar, Sekretaris PDI-P Pangkep, Muhammad Rizal, menyoroti penurunan kondisi ekonomi Pangkep dalam beberapa tahun terakhir.

“Di masa pemerintahan Safruddin Nur, Pangkep pernah menempati posisi kedua dari 24 kabupaten/kota sebagai daerah terkaya di Sulawesi Selatan. Namun, kini kita berada di posisi pertama sebagai daerah termiskin. Mari kita dukung dokter Cua-Sofyan untuk mengubah Pangkep menjadi lebih baik,” tegas Rizal.

Sementara itu, Sofyan Razak, calon wakil bupati, dalam orasinya menyerukan semangat perubahan kepada masyarakat.

“Ayo, kita berjuang bersama dalam barisan perubahan untuk Pangkep yang lebih baik, demi masa depan anak cucu kita,” ujarnya penuh semangat.

Dokter Andi Nusawarta menyentuh isu intimidasi terkait pencabutan bantuan sosial (PKH) dan Bansos. Ia meyakinkan masyarakat agar tidak takut.

“Saya ingatkan bapak ibu, jangan takut jika ada yang mengancam mencabut PKH atau Bansos. Pada tanggal 20 Oktober, saat Prabowo dilantik, kita akan perbaiki semua masalah di Pangkep, mulai dari pupuk, kesehatan, pendidikan, hingga membuka lapangan kerja. Pengusaha lokal juga akan kita beri modal agar bisa hidup lebih layak,” kata dokter Cua.

Dalam kesempatan tersebut, seorang warga, Darmawati menyampaikan keluhannya mengenai penyaluran PKH dan Bansos yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Pak dokter, tolong perhatikan PKH dan Bansos, banyak yang tidak tepat sasaran,” ungkapnya dengan harapan besar.

Pasangan Andi Nusawarta-Sofyan Razak optimistis dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Pangkep dengan dukungan yang kuat dari berbagai pihak dan program-program unggulan yang dirancang untuk kesejahteraan warga.

  • Bagikan