Pribumi.co.id, Khazanah – Malulah dan belajarlah kepada burung yang hanya berbekal tawakkal, sehingga tidak pernah gelisah, gundah dan resah terkait rezeki makanan untuk dirinya bersama keluarganya.
Rasulullah bersabda, yang artinya “Seandainya kalian benar-benar bertawakkal kepada Allah, maka kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki, ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan ia balik di sore hari dalam keadaan kenyang,” (Hadits Riwayat Tirmidzi).
Padahal burung adalah makhluk tak berakal, dan tidak punya perencanaan dalam mencari rezeki, sehingga dia menyerahkan seluruhnya kepada Allah dalam hal rezekinya, lalu Allah pun memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Bagaimana lagi dengan kita, manusia yang sudah dibekali dengan akal untuk cari rezeki?
Namun terkadang kita mengandalkan kemampuan diri sehingga menyandarkan keberhasilan kepada diri dan usaha yang ditempuh.
Sejatinya manusia lebih merasa aman tentang rezekinya karena sudah dijamin oleh Allah dan dibekali dengan akal dan menyerahkan segala urusannya kepada Allah.
Diketahui, tawakkal adalah suatu sikap berserah diri sepenuhnya kepada Allah semata dalam menghadapi atau menunggu hasil suatu pekerjaan/menanti akibat dari suatu keadaan.
Wallahu a’lam
Penulis: Asran Idrus




