Juru Parkir Liar di Makassar Pasang Tarif Ilegal Rp30 Ribu Per Mobil

  • Bagikan
Ilustrasi Juru Parkir Liar. (Dok: Ist)

Pribumi.co.id, Makassar – PD Parkir Makassar Raya segera mengambil tindakan terhadap juru parkir (Jukir) liar yang memasang tarif parkir ilegal di sekitar Pasar Senggol Makassar.

Pasalnya, Jukir liar tersebut memasang tarif hingga Rp30 ribu per mobil.

Kejadian tersebut menjadi viral di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

PD Parkir Makassar Raya langsung melakukan penelusuran terhadap aksi jukir liar yang viral di media sosial itu.

Aksi meresahkan jukir liar itu terjadi di sekitar Pasar Senggol Makassar pada Selasa (9/4) malam.

Dalam video beredar, tampak seorang jukir sedang menagih tarif parkir kepada pengendara mobil.

Momen itu direkam oleh salah seorang wanita di dalam mobil yang mempertanyakan mengapa tarif parkir mencapai Rp30 ribu.

“Kenapa barusan sekali 30 (Rp 30 ribu) ini parkirannya?,” tanya wanita dalam mobil.

“Kenapa langsung 30, we kenapa langsung 30?,” timpal wanita lain di dalam mobil.

Perihal video tersebut, Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Yulianti menyebut tarif tidak wajar itu dipasang oleh jukir liar.

“Tim TRC (tim reaksi cepat) sudah cek, ini jukir liar yang minta Rp30 ribu,” kata Yulianti kepada awak media, Rabu (10/4/2024) kemarin.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya hanya memiliki 3 jukir resmi di sekitar Pasar Senggol.

“Mereka semua dilengkapi dengan rompi dan Id card ketika bertugas,” katanya.

“Ada 3 orang kalau tidak salah. Mereka pakai rompi oranye dan Id card. Lokasinya di dekat Mandiri setelah jembatan kalau dari arah Kakaktua,” tambah Yulianti.

Dia mengaku punya sistem untuk mengecek identitas jukir di setiap titik parkir.

Sehingga, kata Yulianti, saat ada aduan pihaknya bisa langsung melakukan deteksi dini.

“Ini (ada) maps system yang kami pakai di PD Parkir. Jadi bisa segera dipantau kalau ada aduan,” ungkap dia.

Yulianti belum berkomentar lebih jauh terkait aksi meresahkan jukir tersebut.

Namun dia memastikan akan menindaklanjuti insiden itu. “Insyaallah kami tindak lanjuti,” pungkas Yulianti. (MH/Pribumi)

  • Bagikan