Pribumi.co.id, Khazanah – Jin secara harfiah bermakna sesuatu yang tersembunyi. Makna tersebut menunjukkan bahwa jin merupakan makhluk halus.
Sifat halusnya jin bisa menyerupai manusia secara fisik, namun manusia sendiri tidak bisa melihat jin secara kasat mata kecuali orang tersebut mempunyai kemuliaan dan keistimewaan (karomah).
Kendati demikian, seorang Muslim percaya pada hal-hal ghaib, yakni merujuk pada sesuatu yang tidak terjangkau oleh pancaindera, baik disebabkan oleh kurangnya kemampuan maupun oleh sebab-sebab lainnya.
Diketahui, Jin merupakan mahluk ciptaan tuhan yang dikatakan (menurut berbagai sumber) hadir di muka bumi jauh lebih dulu dibandingkan manusia. Sehingga banyak dari ‘mereka’ yang merasa senior dan enggan untuk menghormati kehadiran manusia.
Namun, jin merupakan mahluk gaib, sehingga bisa hinggap di tubuh manusia bahkan bisa melalui aliran darah sekalipun untuk merusak tatanan hidup si manusia itu sendiri karena ketidaksukaannya dengan kehadiran manusia yang dianggap mengusik kehidupan berbangsa jin.
Berikut tanda-tanda jin yang hinggap di tubuh manusia menurut Ki Prana Lewu dalam postingan videonya di YouTube.
1. Agresif
Jika seseorang terlihat sangat agresif terhadap sesuatu yang tak masuk akal, perlu sobat waspadai bisa jadi ia sedang dihinggapi oleh jin.
Agresif disini ditujukkan terhadap sesuatu hal yang negatif seperti mudah terpancingnya emosi, terlalu fanatik dalam urusan cinta terhadap mahluk sehingga lupa akan peran sebagai manusia semestinya, bahkan rela hilang nyawa demi sesuatu hal yang unfaedah.
2. Sering ragu atau was-was
Pernah menemukan seseorang yang plin-plan?. Saya bukan berburuk sangka, namun patutnya mewaspadai seseorang yang memiliki rasa ragu tinggi hingga dirinya merasa rendah diri di hadapan mahluk lain dan sesama manusia.
Gejala demikian dicurigai ialah sifat dari jin yang hinggap di tubuh manusia, karena seyogyanya manusia adalah mahluk yang bijaksana dan penuh dengan tanggung jawab.
3. Ketakutan Berlebih Terhadap Sesuatu Hal
Rasa takut memang wajar dimiliki manusia karena kita juga merupakan mahluk lemah. Namun, tidak semestinya jika kita takut berlebih terhadap sesuatu hal yang dirasa tidak masuk akal seperti ketakutan yang tinggi (fobia) terhadap benda, atau mahluk lainnya sehingga lupa posisi bahwa kita adalah manusia yang memiliki akal.
Wallahu A’lam Bishawab




