Mahasiswa KKN Unhas Kenalkan Taekwondo kepada Generasi Muda Tekolabbua, Tanamkan Disiplin dan Sportivitas

  • Bagikan

Pribumi.co.id Pangkep – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar latihan bela diri taekwondo bagi anak-anak dan remaja di RW I Bantilang, Kelurahan Tekolabbua, Kabupaten Pangkep, pada 25–26 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Posko KKN tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa untuk memperkenalkan olahraga bela diri sekaligus menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan rasa percaya diri kepada generasi muda.

Peserta kegiatan berasal dari kalangan siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga pemuda setempat. Selama dua hari pelaksanaan, mereka dibimbing mengenal teknik dasar taekwondo, gerakan dasar, serta filosofi olahraga bela diri yang menekankan pengendalian diri, rasa hormat, dan semangat pantang menyerah.

Koordinator kegiatan, Nur Misbah Muhiddin, mengatakan program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan fisik peserta, tetapi juga membentuk karakter positif sejak usia dini.

“Kami mengadakan latihan taekwondo ini sebagai salah satu program kerja KKN untuk mengenalkan olahraga bela diri kepada anak-anak dan remaja di Kelurahan Tekolabbua. Selain melatih fisik, taekwondo juga mengajarkan disiplin, rasa hormat, dan kepercayaan diri yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya pada selasa (4/8/2026).

Menurutnya, antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan. Meski sebagian besar baru pertama kali mengenal taekwondo, para peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan semangat dan motivasi tinggi.

“Antusiasme adik-adik sangat luar biasa. Mereka begitu bersemangat mengikuti setiap gerakan yang kami ajarkan. Hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbagi ilmu selama menjalankan pengabdian di masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, latihan taekwondo merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendorong anak-anak dan remaja untuk aktif mengikuti kegiatan positif yang mendukung perkembangan fisik maupun mental.

“Melalui program ini kami berharap nilai-nilai disiplin, percaya diri, pengendalian diri, dan sportivitas dapat tertanam sejak dini. Taekwondo bukan sekadar mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga membentuk karakter yang menghargai sesama,” tuturnya.

Nur Misbah berharap semangat berolahraga yang mulai tumbuh selama pelaksanaan KKN dapat terus berlanjut meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya minat generasi muda terhadap olahraga bela diri sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para peserta. Selain menjadi sarana meningkatkan kebugaran, latihan taekwondo diharapkan dapat menjadi media pembinaan karakter bagi anak-anak dan remaja di Kelurahan Tekolabbua agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

  • Bagikan